Sumbawanews.com,- Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyatakan Program Magang Nasional kini menjadi mekanisme paling efektif bagi dunia usaha dalam merekrut tenaga kerja sesuai kebutuhan industri. Program ini memungkinkan perusahaan membimbing, mengamati, dan mengevaluasi kompetensi calon karyawan secara langsung sebelum memutuskan untuk merekrut, sehingga proses akuisisi talenta menjadi lebih efisien dan berbasis pengalaman nyata di tempat kerja.
Selain menguntungkan perusahaan, program ini menjadi jembatan penting bagi lulusan perguruan tinggi baru yang belum memiliki pengalaman kerja. Peserta mendapat kesempatan mengasah keterampilan praktis, membangun etos kerja, dan meningkatkan peluang mendapatkan pekerjaan tetap. Pemerintah menargetkan 150.000 peserta pada tahun 2026, dengan kuota 50.000 slot dibuka untuk pendaftaran periode 15 hingga 28 Juli 2026. Selama enam bulan magang, peserta menerima tunjangan sesuai upah minimum provinsi atau kabupaten/kota.
Yassierli menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan institusi pendidikan untuk memastikan transisi sukses dari magang menjadi karyawan tetap, sekaligus membangun ekosistem ketenagakerjaan yang responsif terhadap dinamika industri.















