Home Berita Nasional Perombakan Pimpinan BGN, MBG Tetap Jalan

Perombakan Pimpinan BGN, MBG Tetap Jalan

Sumbawanews.com,- Istana Kepresidenan menjamin bahwa perubahan struktur kepemimpinan di Badan Gizi Nasional tidak akan mengganggu kelancaran program Makan Bergizi Gratis (MBG). Presiden Prabowo Subianto resmi mengganti jajaran pimpinan BGN pada Selasa, 2 Juni 2026, dengan menunjuk Nanik Sudaryati Deyang sebagai kepala baru, didampingi dua wakil: Agustina Arumsari dan Mayor Jenderal TNI Trenggono. Mereka menggantikan tiga pejabat lama—Dadan Hindayana, Inspektur Jenderal (Purn) Sony Sanjaya, dan Letnan Jenderal TNI (Purn) Lodewyk Pusung—yang secara resmi meninggalkan jabatan mereka.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dalam jumpa pers di Istana, menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas utama di tengah transisi ini. “Seluruh unit kerja di BGN diminta tetap menjalankan tugas sebagaimana mestinya. Tidak ada ruang bagi gangguan dalam pelaksanaan MBG,” tegasnya. Ia menekankan bahwa pergantian pimpinan bukanlah tanda perubahan arah kebijakan, melainkan upaya memperkuat tata kelola dan mempercepat penyelesaian program prioritas nasional.

Prasetyo menambahkan, komitmen pemerintah terhadap MBG—yang menjangkau 60 juta penerima manfaat dan telah menyerap dana hingga Rp36,6 triliun—tetap utuh. “Ini bukan sekadar program bantuan, tapi investasi strategis pada sumber daya manusia Indonesia. Perubahan kepemimpinan adalah langkah teknis, bukan politis,” ujarnya.

Istana meminta pimpinan baru segera melakukan konsolidasi internal dan memperkuat koordinasi lintas kementerian, pemerintah daerah, serta mitra pelaksana di tingkat kabupaten dan kota. Harapan besar diletakkan pada Nanik, Agustina, dan Trenggono untuk meningkatkan transparansi, efisiensi, dan akuntabilitas dalam penyaluran bantuan gizi, terutama setelah sejumlah insiden keracunan makanan di Cianjur memicu kritik publik terhadap pengelolaan sebelumnya.

Dengan latar belakang yang beragam—dari bidang gizi, birokrasi, hingga militer—tiga tokoh baru ini diharapkan mampu menjembatani kebutuhan teknis dengan kebutuhan operasional di lapangan. Prasetyo menutup pernyataannya dengan pesan jelas: “Kami tidak menunggu. Program harus terus berjalan, karena anak-anak kita tidak bisa menunggu.”

Previous articleIran Balas Serangan AS dengan Rudal ke Bahrain dan Kuwait
Next articleTidak Boleh Ada Matahari Lain
Avatar photo
Jurnalis Jaringan Sumbawanews berkomitmen membangun jurnalistik sehat berlandaskan UU Pers No. 40/1999 dan UU KIP No. 14/2008. Kami menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik dengan mengedepankan koordinasi, investigasi, dan verifikasi untuk menjamin akurasi informasi, integritas penulisan, serta tata bahasa yang baik