Sumbawanews.com,- Kebakaran yang melanda permukiman padat di Jatibaru, Tanah Abang, Jakarta Pusat, telah berhasil dipadamkan pada Jumat (5/6/2026) pagi. Insiden yang terjadi tepat di samping jalur kereta rel listrik (KRL) antara Stasiun Tanah Abang dan Duri itu sempat mengganggu operasional Commuter Line, namun kini perjalanan kereta telah kembali normal.
Dalam pernyataan resminya, PT KAI Commuter (KCI) mengonfirmasi bahwa proses pemadaman api di lokasi kebakaran telah selesai. “Kebakaran di area permukiman warga yang berada di sekitar jalur rel antara Stasiun Tanah Abang-Duri telah selesai proses pemadaman,” ujar KCI melalui akun X resminya. “Perjalanan Commuter Line di lokasi tersebut sudah dapat kembali dilalui.”
Sebelumnya, layanan KRL jurusan Cikarang-Kampung Bandan sempat mengalami penundaan karena kekhawatiran atas keamanan jalur rel yang terpapar api. Petugas darurat dan tim pemadam kebakaran bekerja keras memastikan tidak ada sisa bara yang bisa mengganggu infrastruktur rel atau menyebabkan kebakaran ulang. Meski jalur sudah aman dilalui, KCI menyebut masih perlu waktu untuk mengurai antrean penumpang yang menumpuk akibat penundaan sebelumnya.
“Kami mohon maaf atas keterlambatan perjalanan sehubungan saat ini masih dalam proses penguraian kepadatan di lintas,” tambah KCI.
Kepala Seksi Operasional Gulkarmat Jakarta Pusat, Triyanto, juga memastikan bahwa api benar-benar telah padam dan tidak ada lagi ancaman terhadap fasilitas publik di sekitar stasiun. “Sudah selesai,” katanya singkat.
Kebakaran yang dipicu oleh korsleting listrik di salah satu rumah semi-permanen itu menghanguskan tiga unit rumah dan menyebabkan sejumlah warga mengungsi sementara. Tidak ada laporan korban jiwa, namun sejumlah warga mengalami trauma dan kehilangan barang-barang penting. Tim sosial dari Pemda Jakarta Pusat langsung turun untuk memberikan bantuan logistik dan psikologis.
Insiden ini kembali mengingatkan pentingnya pengawasan terhadap infrastruktur listrik di permukiman padat yang berdekatan dengan jalur transportasi massal. Sejumlah warga berharap pemerintah segera melakukan penataan ulang kawasan sekitar stasiun agar risiko kebakaran serupa tidak terulang.
Saat ini, seluruh layanan KRL di lintas Tanah Abang-Duri telah berjalan normal, meski petugas masih terus memantau kondisi rel dan sekitarnya sebagai tindakan pencegahan.

















