Sumbawanews.com,- Sabtu malam, 27 Juni 2026, perjalanan kereta api di ruas Karawang–Klari, Jawa Barat, sempat terganggu akibat kabel utilitas milik pihak eksternal yang menjuntai rendah hingga menghambat lintasan rel. Kejadian ini terjadi di titik KM 69+000 hingga KM 69+100, tepatnya saat KA 338 Commuter Line Jatiluhur dari Cikarang menuju Cikampek melintas dan menabrak kabel tersebut.
Akibat insiden ini, empat perjalanan kereta mengalami keterlambatan. Video kejadian yang tersebar di media sosial memperlihatkan kabel bergoyang dan tergantung tak jauh dari jalur rel, memicu kekhawatiran akan potensi bahaya lebih besar. Namun, respons cepat PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 1 Jakarta mampu mengendalikan situasi.
Franoto Wibowo, Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, menjelaskan bahwa petugas langsung diterjunkan ke lokasi setelah masinis melaporkan kejadian. Koordinasi intensif dilakukan dengan pihak penyedia layanan utilitas, dan dalam waktu singkat, kabel aman dipasang ulang dan jalur rel dinyatakan kembali layak dilalui.
Menurut keterangan resmi, kabel yang putus itu merupakan jaringan lama yang mengalami pelapukan akibat usia pemakaian. Tali pengikat yang menopangnya pun sudah tidak mampu menahan beban, sehingga kabel melendut hingga mengganggu ruang aman jalur kereta.
Meski sempat viral dan menimbulkan kekhawatiran publik, tidak ada korban jiwa maupun kerusakan signifikan pada kereta atau infrastruktur rel. Operasional perkeretaapian di ruas tersebut telah kembali normal pada dini hari berikutnya.















