Sumbawanews.com,- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperingati Hari Ulang Tahun ke-499 dengan upacara resmi di Monumen Nasional, Senin (22/6/2026), yang diwarnai defile pasukan serentak dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bertindak sebagai inspektur upacara, mengenakan baju adat Betawi Ujung Serong, bersama Wakil Gubernur Rano Karno yang juga tampil dalam busana tradisional khas ibu kota.
Sebelum upacara dimulai, ribuan personel dari satuan polisi pamong praja (Satpol-PP), petugas PPSU, hingga perwakilan sekolah dan instansi pemerintah lainnya berbaris rapi di sepanjang jalur Monas, menampilkan disiplin dan semangat kebersamaan. Tarian tradisional Betawi membuka rangkaian acara, mengingatkan warga akan akar budaya yang menjadi fondasi identitas Jakarta.
Dalam amanatnya, Pramono Anung menekankan ketahanan kota yang tak pernah surut meski dihadapkan pada berbagai tantangan sejarah. “Kepada seluruh warga Jakarta, jangan pernah kehilangan optimisme. Sejarah telah membuktikan, Jakarta selalu bangkit—tanpa meninggalkan satu pun warganya,” ujar Pramono, menegaskan bahwa perayaan ini bukan sekadar seremonial, tapi ajakan untuk bersama membangun ibu kota yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Peringatan HUT Jakarta tahun ini juga diperkuat dengan sejumlah kebijakan simbolis, termasuk perubahan nama halte Transjakarta di depan KPK menjadi “Setiabudi Integritas”, serta program gratis transportasi dan akses wisata bagi seluruh pemegang KTP Indonesia. Sementara itu, makanan khas Betawi seperti kerak telor, soto betawi, dan kue lapis legit kembali menjadi pusat perhatian, mengingatkan publik pada warisan kuliner yang tak ternilai harganya.
Dengan defile yang melibatkan lebih dari 50 OPD dan ribuan peserta, perayaan tahun ini menegaskan bahwa Jakarta bukan hanya pusat pemerintahan, tapi juga simbol keberagaman, ketangguhan, dan semangat gotong-royong yang terus hidup di setiap sudutnya.















