Home Berita Nasional Iran Tutup Selat Hormuz Tanpa Batas Waktu

Iran Tutup Selat Hormuz Tanpa Batas Waktu

Sumbawanews.com,- Teheran — Iran secara resmi menutup Selat Hormuz untuk semua lalu lintas maritim hingga waktu yang tidak ditentukan, sebagai respons terhadap eskalasi ketegangan militer dengan Amerika Serikat. Pernyataan itu dikeluarkan oleh Otoritas Selat Teluk Persia Iran (PGSA) melalui platform X pada Kamis (11/6), menyatakan penutupan total sebagai konsekuensi dari “tindakan agresif” AS dan pengumuman terbaru dari Angkatan Bersenjata Republik Islam.

Dalam pernyataannya, PGSA meminta semua kapal yang telah memperoleh izin transit untuk menunggu instruksi lebih lanjut, tanpa memberikan perkiraan kapan jalur strategis itu akan dibuka kembali. Penutupan ini memperdalam krisis yang telah berlangsung sejak Februari, ketika serangan udara gabungan AS dan Israel menghantam sejumlah target di Iran, termasuk di ibu kota Teheran, menewaskan warga sipil dan merusak infrastruktur militer.

Iran membalas dengan serangan balasan terhadap pangkalan militer AS di Timur Tengah dan wilayah Israel. Meskipun kedua pihak sempat sepakat menghentikan permusuhan pada 7 April, upaya mediasi di Islamabad gagal memicu terobosan diplomatik. Kondisi memburuk kembali setelah Presiden AS Donald Trump menuduh Iran mengulur-ulur perundingan dan mengancam akan melancarkan serangan besar.

Pada hari yang sama dengan pengumuman penutupan Selat Hormuz, Komando Pusat Militer AS (CENTCOM) mengonfirmasi telah melancarkan serangan terhadap target di Iran, yang langsung direspons dengan serangan balik oleh pasukan Iran. Kedua negara kini terjebak dalam siklus balas-membalas yang semakin memperdalam kekhawatiran global atas gangguan terhadap arus perdagangan minyak dunia—karena Selat Hormuz menjadi jalur strategis bagi sekitar 20% pasokan minyak global.

Di tengah ketegangan ini, Indonesia terus menjaga saluran komunikasi dengan Iran, terutama terkait nasib dua kapal Pertamina yang terdampak. Wakil Menteri Luar Negeri RI menyatakan bahwa tawaran Presiden Prabowo Subianto untuk menjadi mediator netral dalam konflik AS-Iran masih terbuka, sejalan dengan upaya diplomatik negara-negara lain seperti Rusia, China, Pakistan, dan Mesir yang mendesak kedua pihak untuk segera meredakan tensi.

Dengan penutupan Selat Hormuz yang tanpa batas waktu, dunia kini menanti apakah langkah ini akan memicu respons militer internasional, atau justru mempercepat upaya diplomasi yang telah lama tertunda.

Previous articlePraz Teguh Bayar Hampir Rp1 Miliar untuk Umrah, Bukan Dibayar endorse
Next articleKantor Bupati Sumbawa Dikepung Ratusan Demonstran
Avatar photo
Kami adalah Jurnalis Jaringan Sumbawanews, individu idealis yang ingin membangun jurnalistik sehat berdasarkan UU No.40 Tahun 1999 tentang PERS, dan UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi. Dalam menjalankan Tugas Jurnalistik, kami sangat menjunjung tinggi kaidah dan Kode Etik Jurnalistik, dengan Ethos Kerja, Koordinasi, Investigasi, dan Verifikasi sebelum mempublikasikan suatu artikel, opini, dan berita, sehingga menjadi suatu informasi yang akurat, baik dalam penulisan kata, maupun penggunaan tatabahasa.