Sumbawanews.com,- Keluarga jurnalis iNews Media Group, Yudistiro Pranoto, masih teguh memegang harapan bahwa Yudis dan rekan-rekannya selamat setelah hilang kontak selama tiga hari di Selat Sunda. Meski operasi pencarian terus dilakukan, mereka meyakini para awak kapal kemungkinan terdampar dan masih membutuhkan pertolongan.
Juru bicara keluarga, Ade Danhur, menyampaikan keyakinan itu saat berada di Pos Ante Mortem DVI Polda Banten, Pantai Carita, pada Kamis, 10 September 2026. “Mudah-mudahan harapan kami ketemu dengan selamat. Jadi kita gak pernah kepikiran bahwa Yudis dan kawan-kawan ini, saya yakin mereka terdampar,” ujarnya. Ia mengakui keluarga telah siap menerima segala kemungkinan, mengingat risiko pekerjaan jurnalis yang sering menghadapi bahaya di medan rawan.
Untuk keperluan identifikasi, keluarga telah menyerahkan data pribadi Yudis, termasuk ciri fisik dan pakaian yang dikenakan saat keberangkatan. Namun, Ade menekankan bahwa harapan akan keajaiban tetap hidup. “Cuman namanya antisipasi kalau terjadi sesuatu sudah ada, komplit, ciri-ciri fisiknya Yudis itu ada kalau terjadi hal negatif,” katanya.















