Home Berita Nasional Gempa M 7,7 Guncang NTT, 200 BTS Alami Gangguan Komunikasi

Gempa M 7,7 Guncang NTT, 200 BTS Alami Gangguan Komunikasi

Sumbawanews.com,- Sebanyak 200 base transceiver station (BTS) di 10 kabupaten dan kota di Nusa Tenggara Timur mengalami gangguan setelah gempa berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang Pulau Flores pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memastikan gangguan tersebut terjadi akibat putusnya pasokan listrik dan kerusakan jaringan transmisi, dengan operator Telkomsel, XLsmart, dan Indosat menjadi yang paling terdampak. Kabupaten Sikka mencatat jumlah terbanyak, dengan 51 BTS tidak berfungsi dari total 192 yang ada. Komdigi terus memantau kondisi jaringan secara real-time dan berkoordinasi langsung dengan penyelenggara telekomunikasi untuk memulihkan layanan, dengan prioritas utama keselamatan petugas di lapangan.

Gangguan jaringan tersebar di wilayah-wilayah terdampak gempa, termasuk Ende dengan 31 BTS terganggu, Flores Timur 26 BTS, Manggarai 22 BTS, Manggarai Barat 17 BTS, Manggarai Timur 16 BTS, Ngada 13 BTS, Nagekeo 11 BTS, Lembata 10 BTS, dan Timor Tengah Utara 3 BTS. Komdigi menegaskan bahwa data ini bersifat dinamis dan akan terus diperbarui sesuai laporan operator serta hasil pemantauan di lapangan. Pusat Monitoring Telekomunikasi, Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio, pemerintah daerah, dan seluruh penyelenggara telekomunikasi terlibat dalam upaya pemulihan.

Pemerintah mengimbau masyarakat di wilayah terdampak untuk tetap mengutamakan keselamatan dan mengikuti informasi resmi dari BMKG, pemerintah daerah, serta lembaga penanganan bencana. Proses perbaikan teknis akan dilakukan segera setelah kondisi medan dianggap aman bagi petugas.

Previous articleOle Romeny Bakal Uji Nyali SC Cambuur, Fortuna Sittard Penuh Percaya Diri
Next articleIncheon Jadi Bandara Tersibuk Dunia Usai Gangguan Penerbangan Timur Tengah