Home Berita Nasional Gempa 6,7 Guncang Palu, Warga Berhamburan Keluar Rumah

Gempa 6,7 Guncang Palu, Warga Berhamburan Keluar Rumah

Sumbawanews.com,- Gempa berkekuatan magnitudo 6,7 mengguncang Kota Palu, Sulawesi Tengah, pada Selasa, 16 Juni 2026, pukul 10.42 WIB. Getaran kuat yang berlangsung selama lebih dari 30 detik membuat warga panik, berhamburan keluar rumah, kantor, dan sekolah. Getaran terasa hingga ke Kabupaten Sigi, Donggala, hingga Tojo Una-Una, memicu reaksi spontan di sejumlah wilayah pesisir.

Sekitar 32 menit setelah gempa utama, gempa susulan dengan kekuatan magnitudo 5,2 terjadi di kedalaman 10 kilometer, 29 kilometer tenggara Palu. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi pusat gempa berada di zona subduksi Laut Sulawesi, yang dikenal aktif secara seismik. Meski tidak memicu tsunami, guncangan cukup kuat untuk membuat sejumlah bangunan ringan mengalami retak dan atap berjatuhan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi korban jiwa atau kerusakan struktural besar. Tim reaksi cepat dari BPBD Sulawesi Tengah, TNI, dan Polri telah dikerahkan untuk memantau kondisi darurat, terutama di daerah rawan longsor dan pesisir. Pemantauan terus dilakukan, termasuk pengecekan infrastruktur kritis seperti jembatan, jalan raya, dan fasilitas kesehatan.

Warga di sejumlah titik melaporkan listrik padam sementara dan gangguan komunikasi, namun layanan darurat masih berjalan. Pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, menghindari bangunan rusak, dan tidak mendekati pantai sebagai langkah pencegahan.

Gempa ini mengingatkan kembali tragedi 2018, ketika Palu dilanda gempa 7,5 magnitudo yang memicu tsunami dan likuefaksi, menewaskan lebih dari 4.300 orang. Kali ini, meski kekuatannya signifikan, belum ada indikasi dampak sebesar itu. Namun, otoritas tetap waspada, terutama mengingat kerentanan geologis wilayah ini.

Pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR dan BNPB menyatakan siap memberikan bantuan teknis dan logistik jika diperlukan. Sementara itu, masyarakat diimbau untuk tetap mengikuti informasi resmi dari BMKG dan menghindari penyebaran hoaks di media sosial.

Previous articleGempa M6,7 Guncang Palu, Bangunan Retak dan Warga Berhamburan
Next articleQobuz Melawan Spotify dengan Kualitas dan Keadilan
Avatar photo
Kami adalah Jurnalis Jaringan Sumbawanews, individu idealis yang ingin membangun jurnalistik sehat berdasarkan UU No.40 Tahun 1999 tentang PERS, dan UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi. Dalam menjalankan Tugas Jurnalistik, kami sangat menjunjung tinggi kaidah dan Kode Etik Jurnalistik, dengan Ethos Kerja, Koordinasi, Investigasi, dan Verifikasi sebelum mempublikasikan suatu artikel, opini, dan berita, sehingga menjadi suatu informasi yang akurat, baik dalam penulisan kata, maupun penggunaan tatabahasa.