Sumbawanews.com,- Sebuah bus Transjakarta operator MYS dengan nomor bodi 19216 menabrak separator beton di ruas jalan Cikoko, Jakarta Selatan, pada Senin pagi (22/6/2026), menyebabkan kemacetan panjang di kawasan tersebut. Insiden ini terjadi saat bus sedang dalam perjalanan menuju titik awal pelayanan, dan tidak ada penumpang di dalam kendaraan saat kejadian.
Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, membenarkan kejadian tersebut dan menyampaikan permohonan maaf atas gangguan yang ditimbulkan. Menurutnya, armada tersebut mengalami kecelakaan tunggal akibat tidak diketahui penyebab pastinya—apakah karena kesalahan teknis, faktor manusia, atau kondisi jalan. Tim internal Transjakarta bersama aparat kepolisian kini tengah melakukan investigasi menyeluruh.
Evakuasi bus yang mengalami kerusakan signifikan pada bagian depan berhasil dilakukan pukul 08.20 WIB. Setelah jalur dibersihkan dan separator sementara diperbaiki, arus lalu lintas kembali mengalir normal. Layanan di Halte Cikoko dan Halte Tebet Eco Park pun telah beroperasi seperti biasa, tanpa gangguan lebih lanjut.
Transjakarta menegaskan bahwa keselamatan penumpang tetap menjadi prioritas utama. Meski tidak ada korban jiwa atau luka dalam insiden ini, perusahaan berkomitmen untuk meninjau ulang prosedur operasional dan pelatihan pengemudi, terutama untuk rute-rute dengan infrastruktur jalan yang kompleks seperti di Cikoko.
Pihak berwenang juga mengimbau pengemudi transportasi umum untuk meningkatkan kewaspadaan di jalur-jalur padat dan berbelok tajam, terutama saat melakukan perjalanan tanpa penumpang—kondisi yang sering dianggap “kurang berisiko” namun tetap memerlukan fokus penuh.
Insiden ini menjadi sorotan ulang terhadap kondisi infrastruktur jalan dan pemeliharaan separator beton di jalur BRT Transjakarta, yang selama ini menjadi tulang punggung transportasi publik Ibu Kota. Masyarakat pun menanti hasil investigasi resmi, sekaligus harapan agar kejadian serupa tidak terulang.















