Sumbawanews.com,- Hari ini, Sabtu (1/8/2026), sebanyak 13 kereta api jarak jauh yang biasanya berangkat dari Stasiun Gambir akan berhenti tambahan di Stasiun Jatinegara. Keputusan ini diambil PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta menyusul pelaksanaan Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas, Jakarta Pusat, yang berpotensi memicu kemacetan lalu lintas dan pengalihan arus kendaraan menuju Gambir. Penumpang yang memiliki tiket keberangkatan dari Gambir tetap dapat naik di sana, namun KAI menawarkan Jatinegara sebagai alternatif untuk menghindari kepadatan. Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengatakan informasi tambahan pemberhentian ini telah disampaikan melalui SMS dan WhatsApp blast kepada calon penumpang, serta mengimbau mereka datang lebih awal dan memperhitungkan waktu perjalanan.
Kereta-kereta yang mendapat tambahan pemberhentian di Jatinegara antara lain: KA Brawijaya (Gambir–Malang, 15.45 WIB), KA Bima (Gambir–Surabaya Gubeng, 17.00 WIB), KA Gajayana (Gambir–Malang, 18.50 WIB), KA Cakrabuana (Gambir–Purwokerto, 19.10 WIB), KA Sembrani (Gambir–Surabaya Pasar Turi, 19.30 WIB), KA Pandalungan (Gambir–Jember, 19.55 WIB), KA Argo Anggrek (Gambir–Surabaya Pasar Turi, 20.30 WIB), KA Argo Lawu (Gambir–Solo Balapan, 20.45 WIB), KA Purwojaya (Gambir–Cilacap, 20.55 WIB), KA Taksaka (Gambir–Yogyakarta, 21.20 WIB), KA Gunungjati (Gambir–Cirebon, 22.05 WIB), KA Manahan (Gambir–Solo Balapan, 22.50 WIB), dan KA Argo Anjasmoro (Gambir–Surabaya Pasar Turi, 23.35 WIB).
Dinas Perhubungan DKI Jakarta juga mengimbau masyarakat untuk mengatur waktu perjalanan, menggunakan rute alternatif, mematuhi rekayasa lalu lintas, dan mengikuti arahan petugas di lapangan demi kelancaran mobilitas.















