Home Berita Lulusan Pelatihan BLK Sumbawa Siap Kerja

Lulusan Pelatihan BLK Sumbawa Siap Kerja

Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sumbawa, Aulia Asman mengungkapkan, lulusan pelatihan UPTD BLK Kabupaten Sumbawa merupakan lulusan yang siap bekerja. Sebab selain diberikan sertifikat pelatihan, juga dilakukan uji kompetensi oleh Lembaga independent.

“Bukan hanya skill teknis, tetapi juga bekal secara administrative juga kami bekali. Setelah pelalatihan kami gunakan Lembaga sertifikasi. Sehingga lulusan blk siap untuk bekerja,” kata Aulia Asman, di ruang kerjanya Kamis (13/11).

Baca Juga: Harap Kontribusi AMMAN, Disnakertans Susun Rencana Revitalisasi BLK

Namun ia mengakui, dalam menggelar pelatihan, UPTD BLK Sumbawa memiliki keterbatasan kemampuan penganggaran. Sehingga setiap kejuruan rata-rata hanya dibuka satu kelas dengan kapasitas 16 orang.

Dan sejak beberapa tahun terakhir, BLK merancang pelatihan dengan memprioritaskan kelas-kelas yang mampu memenuhi kebutuhan industry. Seperti las, Listrik dan alat berat.

“Kami prioritaskan tetap ada. Memang kebutuhan terbesar kedepan itu, untuk kebutuhan industry itu,” katanya.

Selain itu, Pemda Sumbawa membuka ruang untuk kolaborasi bersama pihak lain, seperti swaswa. “Kalaupun Perusahaan mau melakukan pelatihan, instruktur kami siap,” jelas dia.

Diungkapkan, kolaborasi dimaksud dapat dilakukan sesuai dengan kebutuhan dan kesepakatan. Pelatihan dilakukan di UPTD BLK maupun tempat lain dengan menggunakan instrukrut dari BLK Sumbawa.

“Kalau ada Perusahaan merasa ketersediaan pegawai masih kurang dalam spesifikasi teknis, bisa kita bekerjasama dengan teman-teman di BLK. Kami siap melatih,” katanya. (Using)

Previous articleKetum PBTI Optimis Atlet Taekwondo Akan Meraih Emas di SEA Games 2025 Thailand
Next articleHarga Barang Kebutuhan Relatif Stabil
Jurnalis Jaringan Sumbawanews berkomitmen membangun jurnalistik sehat berlandaskan UU Pers No. 40/1999 dan UU KIP No. 14/2008. Kami menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik dengan mengedepankan koordinasi, investigasi, dan verifikasi untuk menjamin akurasi informasi, integritas penulisan, serta tata bahasa yang baik