Home Berita Listrik Padam, Rumah Warga Kali Glagah Jember Ludes Terbakar

Listrik Padam, Rumah Warga Kali Glagah Jember Ludes Terbakar

Jember,Sumbawanewa.com-Kebakaran menimpa rumah warga pemilik usaha cuci baju (Laundry) Saputro (60) tahun Dusun Krajan RT 01/RW 02, Desa Kali Glagah Kecamatan Sumberbaru, Kabupaten Jember, Dalam kejadian ini tidak sampai ada korban jiwa.n

“Rodatul Jannah saat dikonfirmasi wartawan di ruang kamar tengah didampingi adik kandungnya Nurkholisah (22) menjelaskan, bahwa peristiwa itu terjadi sekitar pukul, 01.19 Wib, rumah dalam kondisi kosong. Kebetulan pada waktu itu listrik padam, Sedangkan pemilik rumah Saputro sedang merantau kerja di Bali.

Di rumah itu hanya tinggal Nurkholisah dan adiknya yang sedang tidur di rumah seberang timur rumah kakaknya, Tiba-tiba adiknya Nurkholisah terbangun dari tidurnya..

Disaat itulah, adiknya melihat kobaran api di depan rumah kakaknya dan seketika itu dia membangunkan kakaknya Rodatul Janah dan tetangganya. Seiring.itu mereka mencoba menyelamatkan barang-barang yang ada didalam rumah tersebut.

“Karena listrik padam, saya membuat lampu oblek terbuat dari minyak dikasih sumbu kapas diletakkan di mangkok. Mungkin saja meleleh di atas kulkas hingga merambat ke kain tirai kamar hingga ke barang lainnya,” tuturnya.

Akibat kejadian ini, barang-barang yang kebakar diantaranya Mesin cuci 7 buah, mesin pengering,kulkas dengan harga sekitar 70 juta rupiah. Dan uang tabungan keluarga sekitar 7 juta, 3 buah kasur, lemari, kursi, dan 1 unit TV jadi total kerugian sekitar 100 juta.

Amsori selaku Sekdes Kali Glagah saat dikonfirmasi media di rumah korban dan didampingi Babinsa Serda. Ringgang JP, dan Bhabinkamtibmas Bripka. Taufik Baktiar mengatakan, awal kejadian rumah milik korban Saputro yang kebakaran waktu itu malam hari dirinya berada didekat lokasi kejadian rumah korban, dan kebetulan jadwal piket.

“Saya jaga malam, sekitar pukul, 01.19 Wib, tiba-tiba saya melihat kobaran api yang sudah membesar di atas atap rumah korban Ibu Rodatul Janah pemilik Loundry,” ungkap Amsori

Pihaknya bersama warga bergerak cepat melakukan pertolongan memadamkan api dengan menggunakan alat seadanya dan manual lainya. Namun, pertolongan dirinya dan warga tidak mampu memadamkan api sehingga rumah korban ludes total dilalap api.

“Saya sendiri mau menghubungi petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Jember, waktu itu juga kesulitan karena faktor sinyal untuk telpon agak sulit terjangkau. Apalagi malam itu aliran listrik dari PLN ada pemadaman sejak siang sekitar pukul, 14.00 Wib, jadi tidak bisa menghubungi,” jelasnya.

Dan penyebab kebakaran rumah milik Ibu Rodatul Janah, diduga gara-gara menyalakan lampu damar (Oblek) dengan bahan bakar minyak tanah, karena malam itu listrik PLN sedang padam.

“Kemungkinan dari situlah lampu damar (Oblek) jatuh karena angin sehingga mengakibatkan kebakaran. Dan di rumah milik korban banyak tumpukan kain, baju-baju yang akan dicuci.

Kerugian yang dialami korban diperkirakan ± 100 juta rupiah, “Atas musibah ini saya sudah musyawarah sama Pak Kades, dan hal ini masih dikoordinasikan dengan pihak -pihak terkait yaitu Camat, Dinsos, BPBD, desa sendiri untuk membatu pihak korban yang mengalami musibah.’ujar Amsori.

Kades Kali Glagah Murniaji mengatakan, bahwa desa sudah melaporkan kepada pihak yang terkait yaitu Camat melaporkan ke Bupati Jember, dan nanti kedepannya kita harus kompak dan jiwa Gotong-Royong dengan warga, dan terus nanti menunggu dari para relawan lainya.

“Kemungkinan dari masyarakat ada yang punya bambu atau kayu nanti bisa Gotong-Royong bersama. Dan sampai saat ini masih belum ada bantuan sama sekali karena kejadiannya sekitar jam 1 malam dan laporan sudah sampai ke Bupati Jember Gus Fawait,” terangnya.
(Indra).

Previous articlePerkuat Kebersamaan Serta Cerminkan Sikap Toleransi, Babinsa Koramil 1710-07/Mapurujaya Bersama Warga Gelar Kerja Bakti Pembangunan Masjid
Next articleDari Udara, Laut, dan Darat, TNI Maksimalkan Seluruh Kekuatan untuk Rakyat Terdampak Bencana
Kami adalah Jurnalis Jaringan Sumbawanews, individu idealis yang ingin membangun jurnalistik sehat berdasarkan UU No.40 Tahun 1999 tentang PERS, dan UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi. Dalam menjalankan Tugas Jurnalistik, kami sangat menjunjung tinggi kaidah dan Kode Etik Jurnalistik, dengan Ethos Kerja, Koordinasi, Investigasi, dan Verifikasi sebelum mempublikasikan suatu artikel, opini, dan berita, sehingga menjadi suatu informasi yang akurat, baik dalam penulisan kata, maupun penggunaan tatabahasa.