Home Berita Internasional Pria Australia Tewas Diserang Hiu Saat Memancing

Pria Australia Tewas Diserang Hiu Saat Memancing

Sumbawanews.com,- Seorang pria berusia 35 tahun tewas setelah diserang hiu saat memancing dengan tombak di perairan Australia Barat, Sabtu (6/6/2026). Insiden mematikan itu terjadi di sekitar Pulau Michaelmas, dekat kota Albany, sekitar 388 kilometer selatan Perth. Korban sempat dievakuasi ke darat dan mendapat pertolongan medis, namun nyawanya tak tertolong akibat luka serius yang dideritanya.

Kejadian ini menjadi serangan hiu fatal ketiga dalam waktu kurang dari tiga pekan di wilayah Australia. Sebelumnya, pada 24 Mei, seorang pria berusia 39 tahun tewas di Great Barrier Reef saat memancing, sementara seorang pria berusia 38 tahun juga menjadi korban serangan hiu di lepas pantai Perth. Ketiga insiden itu memicu kekhawatiran luas di kalangan masyarakat dan otoritas setempat terkait keselamatan aktivitas di laut.

Pihak berwenang menerima laporan dari warga yang melihat seekor hiu berukuran sekitar 4,5 meter berenang di dekat Pulau Michaelmas pada hari yang sama. Namun, hingga kini spesies hiu yang terlibat belum dapat dipastikan. Pulau Michaelmas sendiri merupakan kawasan cagar alam yang relatif terpencil, jarang dikunjungi wisatawan maupun nelayan, sehingga kejadian ini mengejutkan banyak pihak.

Meski serangan hiu kerap menjadi sorotan, data kelompok konservasi menunjukkan rata-rata Australia mencatat sekitar 20 serangan hiu per tahun, dan sebagian besar tidak berujung kematian. Para ahli menekankan bahwa risiko tenggelam di pantai-pantai Australia jauh lebih tinggi dibandingkan risiko menjadi korban serangan hiu. Namun, rentetan tragedi dalam waktu singkat ini telah mendorong peningkatan kewaspadaan, terutama bagi mereka yang aktif melakukan aktivitas di perairan terbuka.

Otoritas setempat kini tengah meninjau ulang protokol keselamatan maritim dan mempertimbangkan langkah-langkah pencegahan lebih ketat di wilayah-wilayah rawan, sambil terus mengimbau masyarakat untuk tetap menghormati ekosistem laut—meski risikonya kecil, konsekuensinya bisa tak terduga.

Previous articleRed Light Therapy Menunjukkan Hasil Nyata untuk Pertumbuhan Rambut
Next articleGen Z India Gelar Demo Perdana Partai Kecoak
Avatar photo
Kami adalah Jurnalis Jaringan Sumbawanews, individu idealis yang ingin membangun jurnalistik sehat berdasarkan UU No.40 Tahun 1999 tentang PERS, dan UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi. Dalam menjalankan Tugas Jurnalistik, kami sangat menjunjung tinggi kaidah dan Kode Etik Jurnalistik, dengan Ethos Kerja, Koordinasi, Investigasi, dan Verifikasi sebelum mempublikasikan suatu artikel, opini, dan berita, sehingga menjadi suatu informasi yang akurat, baik dalam penulisan kata, maupun penggunaan tatabahasa.