Sumbawanews.com,- Menteri Luar Negeri Kanada Anita Anand menjadi pejabat tertinggi Kanada pertama yang menghadiri perayaan Hari ASEAN ke-59 di Ottawa, Senin malam (10/8/2026). Acara yang digelar ASEAN Committee in Ottawa (ACO) di Kedutaan Besar Republik Indonesia itu dihadiri hampir 200 tokoh dari kalangan diplomat, anggota parlemen, pejabat pemerintah, pelaku bisnis, akademisi, dan masyarakat sipil. Kehadiran Anand menandai penguatan hubungan strategis Kanada dengan ASEAN, terutama di tengah meningkatnya peran kawasan Asia Tenggara dalam tata kelola geopolitik dan ekonomi global.
Anand hadir sebagai tamu kehormatan dalam acara yang dipimpin oleh Indonesia sebagai ketua ACO periode Juli–Desember 2026, di bawah kepemimpinan Duta Besar RI untuk Kanada Muhsin Syihab. Dalam sambutannya, Muhsin menekankan bahwa ASEAN berfungsi sebagai jangkar stabilitas melalui prinsip “balance of trust”, bukan hanya “balance of power”. Anand mengapresiasi kepemimpinan Indonesia di ACO dan menegaskan komitmen jangka panjang Kanada terhadap kawasan Asia Tenggara. Ia menyatakan bahwa meski dipisahkan Samudra Pasifik, masa depan Kanada dan ASEAN semakin terhubung melalui kepentingan bersama di pasar terbuka, jalur laut aman, serta perdamaian dan stabilitas.
Anand juga menegaskan komitmen Kanada untuk menyelesaikan perundingan ASEAN-Canada Free Trade Agreement (FTA) pada 2026, sejalan dengan Rencana Aksi Kemitraan Strategis ASEAN-Kanada 2026–2030 yang diadopsi setelah pertemuannya di Manila beberapa pekan lalu. Hubungan ekonomi kedua pihak terus membaik: ASEAN kini menjadi mitra dagang terbesar kelima Kanada, dengan perdagangan dua arah mencapai 52,4 miliar dolar Kanada, sementara investasi langsung Kanada ke ASEAN mencapai hampir 7 miliar dolar Kanada pada akhir 2024. Lebih dari 1,3 juta warga Kanada memiliki garis keturunan Asia Tenggara, dan jumlah mahasiswa ASEAN di Kanada telah melonjak menjadi lebih dari 70.500 orang pada akhir 2024.
Perayaan ditutup dengan sesi ramah tamah dan pertunjukan seni budaya dari Indonesia, Filipina, dan Myanmar. Pada 2027, Indonesia akan mengemban peran sebagai Negara Koordinator Hubungan ASEAN-Kanada untuk periode 2027–2030, mengawal hubungan kedua pihak menjelang peringatan 50 tahun kemitraan dialog.















