Sumbawanews.com,- Ledakan di dalam terowongan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Teesta Tahap VI di Sikkim, India, pada Senin (20/7/2026) menewaskan 12 pekerja dan membuat 13 lainnya terjebak. Kejadian terjadi di kawasan Samardung, Distrik Namchi, sekitar 40 kilometer selatan Gangtok, di kawasan Himalaya timur laut. Ledakan diduga dipicu penumpukan gas metana, yang juga menghasilkan karbon monoksida dan hidrogen sulfida, membuat udara di dalam terowongan sangat beracun. Tim penyelamat dari NDRF kesulitan masuk karena genangan air dan konsentrasi gas yang tinggi, sehingga setiap giliran penyelamatan hanya bisa bertahan 15 menit. Dari 21 pekerja yang berada di dalam saat ledakan, dua berhasil selamat dengan naik kendaraan pengantar makanan, sementara enam pejabat perusahaan yang ikut menyelamatkan juga ikut terjebak, menambah jumlah yang masih hilang menjadi 13 orang.















