Sumbawanews.com,- Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Wali Kota New York Zohran Mamdani, yang sebelumnya saling menyerang dengan label politik keras, kini duduk bersama membahas proyek perumahan terbesar di Queens. Pertemuan tertutup di Gracie Mansion pada Senin (21/9/2026) berujung pada kesepakatan untuk memperdalam kerja sama federal-kota dalam mewujudkan Sunnyside Yard—rencana pembangunan 12 ribu unit rumah dan 30 ribu lapangan kerja di atas kompleks rel kereta api.
Kedua tokoh, yang pernah saling menyebut “komunis” dan “fasis” selama kampanye wali kota 2025, menemukan titik temu di kebutuhan mendesak akan perumahan terjangkau. Trump mengakui proyek itu memerlukan persetujuan dan dana federal senilai lebih dari 21 miliar dolar AS, sementara Mamdani menegaskan bahwa tanpa keterlibatan Gedung Putih, rencana tersebut tidak mungkin terwujud. Dalam konferensi pers bersama, Trump menyatakan harapannya agar Mamdani menjadi wali kota yang sukses, bahkan menepuk pundaknya saat berbicara di depan media.
Kunjungan Trump ke Gracie Mansion merupakan yang pertama dalam 45 tahun sejak Ronald Reagan bertemu Wali Kota Ed Koch pada 1981. Meski perbedaan ideologis masih utuh—Trump dari Partai Republik, Mamdani anggota Democratic Socialists of America—kedua belah pihak sepakat memprioritaskan kebutuhan warga New York di atas retorika politik. Komunikasi melalui pesan teks dan pertemuan sebelumnya telah membangun fondasi pragmatis yang kini berbuah pada langkah konkret: koordinasi tim perumahan kota dengan tim Gedung Putih untuk mempercepat proses persetujuan federal.















