Home Berita Internasional Kyiv Bagikan Data Perang Nyata ke Inggris, Kremlin Protes Keras

Kyiv Bagikan Data Perang Nyata ke Inggris, Kremlin Protes Keras

Sumbawanews.com,- Inggris menerima akses eksklusif ke repositori intelijen militer Ukraina yang berisi jutaan data perang nyata, termasuk citra tank, drone, sistem pertahanan udara, dan pola pergerakan pasukan Rusia. Kesepakatan ini diumumkan pada Senin, 24 Agustus 2026, saat Perdana Menteri Inggris Andy Burnham melakukan kunjungan pertamanya ke Kyiv. Data yang berasal dari Avengers AI Labs Ukraina, diklaim sebagai “tambang emas” oleh pejabat pertahanan Inggris, karena merekam kondisi medan perang sesungguhnya—bukan simulasi—yang dikumpulkan selama empat tahun konflik. Teknologi berbasis kecerdasan buatan yang dilatih dengan data ini akan digunakan Inggris untuk memperkuat keamanan pangkalan militer dan infrastruktur kritisnya, dengan tiga perusahaan teknologi lokal—Sintela, Mind Foundry, dan Skyral—sedang menguji penerapannya.

Kremlin mengecam keras langkah ini. Melalui juru bicara Dmitry Peskov, pemerintah Rusia menyatakan bahwa pengalihan data intelijen strategis ini adalah upaya London untuk “menambah bahan bakar ke api” konflik, memperdalam keterlibatan Barat dalam perang melawan Rusia. Data tersebut, yang mencakup rekaman operasional drone, profil penerbangan, dan informasi sensor di garis depan Ukraina, dianggap oleh Inggris sebagai aset tak ternilai karena merepresentasikan kompleksitas perang modern: cuaca ekstrem, gangguan elektronik, kamuflase, dan upaya pengelabuan sensor. Negara yang tidak terlibat langsung dalam perang skala besar, seperti Inggris, sangat sulit memperoleh data seakurat ini. Tidak ada rencana penggunaan data ini di garis depan Ukraina; fokusnya semata-mata pada pertahanan infrastruktur militer Inggris.

Previous articleTimnas Indonesia U-20 Siap Hadapi Malaysia di Pembuka Kualifikasi Piala Asia U-20 2027
Next articleKarhutla Dominasi Bencana di Indonesia Awal Pekan Ini