Sumbawanews.com,- Komnas Palestina menyalurkan 300.000 liter air bersih kepada sekitar 13.000 warga di 11 kamp pengungsian di Mawashiy, Khan Younis, Jalur Gaza, selama lima hari mulai 3 hingga 7 September 2026. Bantuan ini dikirim melalui 75 truk tangki air, masing-masing membawa sekitar 4.000 liter, sebagai respons darurat terhadap krisis air yang semakin parah di wilayah tersebut. Ketua Komnas Palestina Muhammad Syarief menjelaskan, distribusi dilakukan langsung oleh tim relawan mitra lokal untuk memastikan bantuan sampai ke warga yang paling membutuhkan. Menurut data UNICEF yang dikutip Aljazirah, lebih dari dua juta orang di Gaza masih kesulitan mengakses air minum, dengan 82 persen rumah tangga mengalami kerawanan air dan 70 persen penduduk tidak mendapatkan kebutuhan minimum 6 liter per orang per hari hanya untuk minum dan memasak.
Krisis ini diperparah oleh kekurangan bahan kimia, suku cadang, dan bahan bakar yang menghambat operasional fasilitas desalinasi dan sistem distribusi air. Dalam kondisi infrastruktur yang hancur, pengiriman air melalui truk menjadi satu-satunya cara untuk menyelamatkan nyawa warga sipil. Syarief menegaskan, air bersih adalah kebutuhan dasar yang tak bisa ditunda, dan Komnas Palestina berkomitmen terus mengupayakan bantuan kemanusiaan bagi warga Gaza dengan memprioritaskan kebutuhan paling mendesak. Ia juga mengucapkan terima kasih atas dukungan masyarakat Indonesia dan para donatur yang menjadi bagian penting dari ikhtiar kemanusiaan ini.















