Sumbawanews.com,- Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Mayor Jenderal Mohsen Rezaei, menyatakan bahwa Republik Islam Iran akan mengirim Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu ke neraka, sebagai konsekuensi atas kesalahan besar yang membawa rezim Zionis mendekati kehancuran. Pernyataan itu disampaikan Rezaei dalam wawancara dengan televisi Lebanon Al-Manar pada Kamis malam, 27 Agustus 2026. Ia menekankan bahwa wilayah Beirut dan selatan Lebanon merupakan garis merah bagi Iran, dan Teheran mengamati situasi di sana dengan sensitivitas tinggi. Rezaei menegaskan, perang di Lebanon, Gaza, dan Suriah harus segera dihentikan, dan Israel wajib menarik diri dari wilayah pendudukan Lebanon. Jika eskalasi berlanjut, Iran akan memasuki fase baru yang akan mengubah masa depan kawasan secara fundamental.
Rezaei juga menuntut Amerika Serikat mengakhiri perang di seluruh Asia Barat, khususnya di Lebanon dan Gaza, serta menghentikan serangan Israel terhadap Damaskus. Ia menilai kawasan ini seperti sebuah rantai yang saling terhubung, sehingga solusi harus menyeluruh. Menurutnya, kemarahan yang suci kini membara di seluruh penjuru Iran, dan suatu hari nanti, kata-kata itu bisa berubah menjadi tindakan nyata. Ia menegaskan, keberlanjutan agresi Israel hanya akan mempercepat kehancuran rezimnya.















