Home Berita Internasional Banjir Bandang di Nepal Tewaskan 797 Orang, Korban Dikremasi Massal

Banjir Bandang di Nepal Tewaskan 797 Orang, Korban Dikremasi Massal

Sumbawanews.com,- Pascabanjir bandang yang menerjang wilayah Himalaya, Nepal mulai melakukan kremasi dan pemakaman massal terhadap korban yang tewas, dengan 797 jiwa dikonfirmasi meninggal pada 31 Agustus 2026. Jenazah-jenazah dibawa ke Distrik Chitwan untuk dikremasi, sementara pemakaman massal sebelumnya telah dilakukan di Devghat, Chitwan, pada 30 Agustus. Tim penyelamat masih terus menyisir kawasan berlumpur untuk mencari korban yang belum ditemukan. Lebih dari 3.000 orang dinyatakan hilang di Nepal dan Tibet, dengan sebagian besar korban berasal dari wilayah perbatasan yang dilanda runtuhnya gletser dan aliran lumpur deras.

Pencarian terhambat oleh kerusakan infrastruktur parah: puluhan jembatan hancur, jalan sepanjang ratusan kilometer terputus, dan akses ke desa-desa terpencil menjadi sangat sulit. Di Nepal, 1.924 orang masih hilang, sementara di Daerah Otonom Tibet, 558 orang dinyatakan tidak ditemukan, termasuk sekitar 540 warga asing. Bencana ini dipicu oleh runtuhnya gletser di kawasan pegunungan yang memicu banjir bandang dan tanah longsor, merenggut nyawa 616 orang di Nepal dan tujuh orang di Tibet.

Di tengah duka, petugas kesehatan dan relawan bekerja tanpa henti, sementara keluarga korban menunggu kabar dengan harapan dan keputusasaan. Pemerintah Nepal dan Tiongkok terus mengerahkan helikopter, anjing pelacak, dan drone untuk mempercepat operasi pencarian, meski cuaca buruk dan medan ekstrem menjadi tantangan utama.

Previous articleMaarten Paes Kembali Diam di Bangku Cadangan, Ajax Menang 4-0 atas Telstar
Next articlePanglima TNI Tinjau Kesiapan Prajurit dalam Complex Warfare Course di Batujajar