Home Berita Fraksi PKS Minta Dibentuk Tim Investigasi RSUD Sumbawa

Fraksi PKS Minta Dibentuk Tim Investigasi RSUD Sumbawa

Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Adizul Sahabuddin, Anggota DPRD Sumbawa dari Fraksi Partai PKS menyarankan agar Pemda Sumbawa membentuk tim investigasi terkait persoalan direktur RSUD Sumbawa. Demikian disampaikan dalam interupsi sidang paripurna DPRD Sumbawa Kamis (19/01).

“Agar keputusan yang diambil nantinya bisa lebih obyektif. Disatu sisi mungkin betul apa yang disampaikan oleh taman-teman yang datang kemarin. Tetapi mungkin juga ada alasan rasional dipihak yang lain. Karenanya kami meminta bentuk tim investigas,” kata AZ, sapaan akrabnya.

Ditegaskan, jika dari hasil temuan tim investiasi mendukung apa yang disampaikan tenaga medis RSUD Sumbawa dalam hearing sehari sebelumnya, maka Direktur RSUD tidak mungkin dipertahankan. Sebab RSUD Sumbawa menyangkut pelayanan dasar bidang Kesehatan kepada masyarakat.

“Kalau ternyata hasil tim menyatakan apa yang disampaikan teman-teman kemarin itu benar, maka saya kira pemda tidak mungkin mempertahankan direktur rumah sakit menjabat sampai seterusnya. Karena ini menyangkut pelayanan dasar kepada masyarakat,” katanya.

Ia menegaskan, alokasi 25 anggaran Kesehatan dan Pendidikan menjadi percuma bila dikelola oleh orang tidak berkompeten. “Percuma kita mengalkasikan anggaran 25 persen kepada Pendidikan dan Kesehatan, tetapi dilaksanakan oleh orang-orang yang tidak berkompeten bahkan mereka mengancam akan mogok dan lain sebagainya,” tuturnya. (Using)

Previous articleRambo: Direktur RSUD Sumbawa Harus Diminta Pertanggungjawaban Sebelum Mundur
Next articleFraksi Demokrat : Tidak Baik-Baik Saja, RSUD Sumbawa Perlu Atensi
Kami adalah Jurnalis Jaringan Sumbawanews, individu idealis yang ingin membangun jurnalistik sehat berdasarkan UU No.40 Tahun 1999 tentang PERS, dan UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi. Dalam menjalankan Tugas Jurnalistik, kami sangat menjunjung tinggi kaidah dan Kode Etik Jurnalistik, dengan Ethos Kerja, Koordinasi, Investigasi, dan Verifikasi sebelum mempublikasikan suatu artikel, opini, dan berita, sehingga menjadi suatu informasi yang akurat, baik dalam penulisan kata, maupun penggunaan tatabahasa.