Sumbawanews.com,- Joshua Zirkzee akan tetap membela Manchester United hingga akhir musim 2026/2027, meski sempat menjadi target transfer utama di bursa panas ini. Striker asal Belanda itu gagal menemukan klub tujuan baru setelah negosiasi dengan Fiorentina dan Juventus gagal, sementara manajemen Setan Merah memutuskan untuk mempertahankannya demi kebutuhan kedalaman skuad di tengah jadwal padat empat kompetisi.
Meski jarang tampil sebagai starter, Zirkzee dinilai memiliki kualitas teknis dan karakter yang positif di ruang ganti. Menurut laporan The Sun, manajemen MU tidak keberatan mempertahankannya meski bursa transfer telah ditutup, mengingat peran strategisnya sebagai opsi cadangan yang andal. Kehadirannya dianggap penting mengingat intensitas laga yang akan dihadapi tim di Liga Europa, Premier League, Piala FA, dan Piala Liga.
Situasi Zirkzee mengingatkan pada masa lalu ketika Scott McTominay dan Harry Maguire sempat dikabarkan akan pergi, namun tetap dipertahankan karena nilai mereka di lapangan. Keduanya justru menjadi pilar penting di musim 2023/2024, termasuk saat membantu United bangkit dari tertinggal 0-2 menjadi menang 3-2 melawan Brentford pada Oktober 2023. Seperti halnya McTominay dan Maguire, Zirkzee pun diharapkan bisa memberi kontribusi signifikan meski bukan pilihan utama.
Pada matchday 1 Liga Europa 2024/2025 melawan FC Twente di Old Trafford pada 25 September 2024, Zirkzee sempat gagal mencetak gol meski mendapat peluang jelas. Namun, rekam jejaknya sebelumnya menunjukkan potensi: pada laga melawan Wolves, ia sukses mencetak gol pembuka di menit ke-27 sebelum Wolves menyamakan kedudukan lewat Ladislav Krejci di menit ke-45. Performa itu menjadi bukti bahwa ia masih mampu menentukan hasil saat diberi kesempatan.
Dengan keputusan ini, MU memilih fokus pada stabilitas skuad daripada mengganti pemain yang belum terbukti perlu diganti. Zirkzee kini siap menjadi senjata rahasia di babak-babak krusial musim ini.















