Sumbawanews.com,- Pelatih PSS Sleman, Pieter Huistra, menyambut kembalinya tim ke Super League 2026/2027 dengan sikap rendah hati sekaligus semangat membara. Tim asal Sleman itu promosi sebagai runner-up Championship 2025/26 setelah kalah 3-4 dari Garudayaksa dalam drama adu penalti final, namun tetap mengamankan tiket kembali ke liga tertinggi. Huistra, yang menjabat sebagai Direktur Teknik selama musim di Championship, menegaskan bahwa pengalaman di kasta kedua justru membuat tim lebih matang dan haus akan tantangan di level tertinggi.
“Sebagai pihak PSS Sleman, kami sangat senang bisa kembali ke Liga 1. Saya rasa klub kami memang pantas berada di Liga 1 (Super League),” ujar Huistra dalam acara launching Super League di SCTV Tower, Jakarta, Selasa (1/9/2026). Ia menambahkan, satu tahun di Championship membuat PSS lebih rendah hati dan mendorong mereka untuk bekerja lebih keras demi membuktikan identitas sepakbola Sleman.
PSS sempat terdegradasi setelah finis peringkat ke-16 di Liga 1 2024/25. Di bawah kendali Huistra, tim ini bangkit dengan konsistensi dan mental juara, menembus final Championship meski gagal meraih gelar. Kini, dengan laga pembuka melawan Bali United pada 4 September 2026, Huistra menegaskan bahwa timnya siap menunjukkan kepada sepakbola Indonesia apa yang diperjuangkan oleh Sleman.
“Kami sangat tidak sabar untuk memulai musim di Liga 1 dan tidak sabar untuk segera bertanding,” tegas pelatih asal Belanda itu. Dengan semangat yang tak terbendung dan fondasi yang telah dibangun selama satu tahun di Championship, PSS Sleman siap menjadi kejutan di musim baru.















