Home Berita Yachter Kembali Akan Kunjungi Sumbawa September Mendatang

Yachter Kembali Akan Kunjungi Sumbawa September Mendatang

Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sumbawa, saat ini sedang mempersiapkan agenda Sail Indonesia yang akan digelar September mendatang. Tahun ini, rencananya para yachter akan melakukan pemberhentian di dua titik di Kabupaten Sumbawa.

“Rencananya akan ada dua titik pemberhentian, saat ini sedang digodok oleh penyelenggara,” kata Dedy Heriwibowo, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga kabupaten Sumbawa di ruang kerjanya, Selasa (24/06).

Baca Juga: Pemindahan Rusa ke Pulau Moyo Akan Tambah Daya Tarik Wisatawan

Diungkapkan, salah satu titik pemberhentian yakni Lokasi Hiu Paus di Kecamatan Tarano. “Ini Permintaan dari penyelenggara para yachter itu bisa menikmati hiu paus. Titik pemberhentian hiu paus sudah pasti,” jelasnya.

Sedangkan titik pemberhentian kedua, saat ini masih akan dikonsultasikan. Sebab terdapat dua opsi pemberhentian titik kedua, yakni Pantai Gelora dan Labuhan Badas.

“Kita perlu konsultasi dengan pak bupati tentang titik kedua. Kita menunggu arahan dari pak bupati nanti untuk kita sampaikan kepada penyelenggara. Ini ada dua opsi, yakni di Pantai gelora dan labuhan badas. Para yatcher itu sudah ada pengalaman di dua tempat itu. Di Pantai gelora, ada kesulitan-kesulitan teknis mereka berlabu. Beda dengan di badas. Ini nanti menjadi bahan pertimbangan untuk disampaikan ke pak bupati. Tentu kita menguntamakan kenyamanan para wisatawan,” ungkap Dedy.

Ditambahkan, disampaing sail Indonesia, juga sedang dipersiapkan Samota Internasional Festival, bekerjasama dengan Politekpar Lombok. “Ini berupa festival peragaan busana kreasi. Kemudian ada pegelaran seni budaya, dan kuliner,” jelasnya. (Using)

Previous articlePemindahan Rusa ke Pulau Moyo Akan Tambah Daya Tarik Wisatawan
Next articleAlumni Bintara Prajurit Karier Angkatan Ke-VII Gelar Reuni ke 25 Tahun Pengabdian
Jurnalis Jaringan Sumbawanews berkomitmen membangun jurnalistik sehat berlandaskan UU Pers No. 40/1999 dan UU KIP No. 14/2008. Kami menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik dengan mengedepankan koordinasi, investigasi, dan verifikasi untuk menjamin akurasi informasi, integritas penulisan, serta tata bahasa yang baik