Sumbawanews.com,- Major League Soccer (MLS) tengah menyelidiki dugaan pelanggaran aturan tampering oleh Inter Miami dalam proses merekrut gelandang asal Brasil, Casemiro, pada bursa transfer musim panas 2026. Penyelidikan ini dipicu laporan dari LA Galaxy, yang menyatakan bahwa Inter Miami melakukan komunikasi langsung dengan pemain tanpa terlebih dahulu memperoleh hak Discovery Priority atas dirinya. MLS menegaskan bahwa proses peninjauan masih berlangsung dan tidak akan memberikan komentar lebih lanjut hingga penyelidikan selesai.
Menurut regulasi MLS, setiap klub memiliki hak eksklusif untuk memulai negosiasi dengan pemain yang terdaftar di Discovery List mereka. LA Galaxy diketahui telah mencantumkan Casemiro dalam daftar itu sebelum Inter Miami mengajukan tawaran. Tanpa persetujuan resmi dari pemegang hak prioritas, segala bentuk komunikasi atau negosiasi dengan pemain dianggap melanggar aturan. Meski kedua klub dikabarkan telah mencapai kesepakatan mengenai transfer hak Discovery Priority, MLS menegaskan bahwa kesepakatan itu belum diumumkan dan tetap tunduk pada hasil penyelidikan.
Casemiro sendiri telah menandatangani kontrak dengan Inter Miami hingga akhir musim 2027, dengan opsi perpanjangan hingga Juni 2029. Pemain yang sebelumnya membela Real Madrid dan Manchester United itu menjadi salah satu rekrutan paling bergengsi dalam sejarah liga Amerika Serikat. Namun, keberhasilan administratif transfer tersebut kini terancam oleh proses hukum internal MLS yang berfokus pada kepatuhan terhadap aturan perekrutan yang ketat.
MLS menekankan bahwa sistem Discovery List dirancang untuk menjaga keseimbangan kompetisi, dengan mekanisme kompensasi sebesar 50.000 dolar AS sebagai jembatan antar-klub yang ingin merekrut pemain dari daftar prioritas pihak lain. Proses ini, termasuk masa tunggu lima hari bagi klub pemegang hak untuk merespons tawaran, menjadi bagian integral dari tata kelola transfer di liga. Penyelidikan ini berpotensi menjadi salah satu kasus paling signifikan dalam sejarah MLS terkait integritas prosedur perekrutan.















