Home Berita Olah Raga Timnas Indonesia Terancam Gagal ke Semifinal, Marselino Cedera Seumur Hidup Turnamen

Timnas Indonesia Terancam Gagal ke Semifinal, Marselino Cedera Seumur Hidup Turnamen

Sumbawanews.com,- Timnas Indonesia menghadapi krisis mendalam setelah kalah 0-3 dari Vietnam di Stadion Pakansari, Bogor, pada Selasa, 4 Agustus 2026. Kekalahan itu membuat skuad Garuda hanya mengumpulkan tiga poin dari tiga laga di Grup A Piala AFF 2026, sementara pelatih John Herdman harus kehilangan Marselino Ferdinan hingga akhir turnamen akibat cedera serius yang dikonfirmasi hasil MRI. Media Vietnam, TheThao247, memprediksi peluang Indonesia lolos ke semifinal kini nyaris tertutup, terutama setelah kekalahan itu memperdalam tekanan menjelang laga penentuan melawan Singapura pada 7 Agustus 2026. Herdman mengakui absennya Marselino—pemain kunci sejak era Shin Tae-yong dan pencetak gol termuda dalam sejarah Timnas Indonesia—adalah kerugian besar bagi lini serang, namun ia menyerukan kesempatan bagi pemain lain seperti Egy Maulana Vikri, Beckham Putra Nugraha, Ragnar Oratmangoen, Saddil Ramdani, dan Eliano Reijnders untuk bangkit.

Marselino, yang berusia 21 tahun, tidak pernah tampil sepanjang fase grup karena cedera, melewatkan laga kontra Kamboja, Timor Leste, dan Vietnam. Dalam konferensi pers pasca-laga, Herdman secara resmi mengumumkan bahwa pemain asal Persebaya Surabaya itu tidak akan kembali bertanding di Piala AFF 2026. “Sayangnya, Marselino mengalami cedera dan harus absen di sisa turnamen. Kami telah menerima hasil MRI yang mengonfirmasi hal tersebut. Saya belum bisa mengungkapkan detail cederanya saat ini, tetapi dia dipastikan tidak dapat melanjutkan turnamen,” ujar pelatih asal Kanada itu. Ia menambahkan, meski kehilangan ancaman besar di depan, situasi ini bisa menjadi ujian bagi pemain lain untuk membuktikan kualitasnya.

TheThao247 menilai kekalahan 0-3 dari Vietnam bukan hanya soal performa, tapi juga taktik. Mereka menyebut strategi Kim Sang-sik yang mematikan pergerakan lini tengah Indonesia sebagai kunci kemenangan Vietnam. Sementara itu, laga melawan Singapura di Stadion Jalan Besar pada 7 Agustus 2026 dipandang sebagai pertandingan hidup-mati. Kemenangan atas Singapura akan mengantarkan Indonesia ke sembilan poin, membuka peluang finis runner-up grup jika Vietnam menang atas Kamboja. Namun, jika Garuda gagal meraih tiga poin, langkah mereka di Piala AFF 2026 akan berakhir lebih awal—sebuah skenario yang kini semakin nyata di mata para pengamat dan media Vietnam.

Previous articlePegadaian Raih Penghargaan Inovasi Keuangan Inklusif di IDX Channel ESG 2026
Next articleRoy Suryo Tetap Optimistis Menang di Praperadilan Jilid III, Putusan Dibacakan 6 Agustus