Sumbawanews.com,- Setelah tersingkir menyakitkan di fase grup Piala AFF 2026, Timnas Indonesia segera beralih fokus ke FIFA ASEAN Cup 2026, turnamen yang menjadi kesempatan besar untuk memperbaiki citra dan meredam kekecewaan publik. Skuad Garuda, yang gagal lolos ke semifinal setelah finis ketiga Grup A dengan satu kemenangan, satu imbang, dan satu kekalahan telak dari Vietnam, kini punya peluang unik untuk bangkit. Turnamen yang berlangsung pada 21 September hingga 3 Oktober 2026 itu berlangsung di jeda resmi FIFA, sehingga klub wajib melepaskan pemain — termasuk para naturalisasi seperti Jay Idzes, Calvin Verdonk, Kevin Diks, Emil Audero, Ole Romeny, dan Justin Hubner yang absen di Piala AFF.
Indonesia akan bertindak sebagai tuan rumah dan tergabung di Grup A bersama India, Malaysia, dan Singapura. Tiga laga fase grup menjadi momentum krusial untuk menunjukkan kemajuan setelah kegagalan di turnamen sebelumnya, di mana tim asuhan John Herdman awalnya menang atas Kamboja dan Timor-Leste, namun kalah 0-3 dari Vietnam dan bermain imbang 1-1 melawan Singapura. Kehilangan pemain-pemain kunci di Piala AFF menjadi faktor penentu, tetapi di FIFA ASEAN Cup 2026, pelatih asal Kanada itu berpeluang menyusun tim terbaiknya — termasuk para pemain diaspora yang berkarier di Eropa.
Selain sebagai ajang penebusan, turnamen ini juga menjadi kesempatan penting bagi Indonesia untuk mengumpulkan poin dalam peringkat FIFA, yang kian terpuruk pasca kegagalan di AFF. Tekanan terhadap Herdman dan skuad semakin meningkat, dan publik menantikan penampilan berbeda — bukan hanya dari segi hasil, tapi juga gaya bermain dan semangat juang. Meski jadwal pasti pertandingan dan waktu kick-off belum diumumkan resmi, semua mata tertuju pada Indonesia yang siap bangkit dari kekalahan, dengan kekuatan penuh dan dukungan penuh dari tanah air.















