Sumbawanews.com,- Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah FIFA ASEAN Cup 2026, yang akan berlangsung dari 21 September hingga 3 Oktober mendatang. Pemerintah melalui Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir mengumumkan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta dan Stadion Si Jalak Harupat Bandung sebagai venue utama pertandingan. Kepastian ini didukung surat jaminan pemerintah yang diterbitkan Presiden Prabowo Subianto dan telah diterima FIFA. Dukungan lintas sektor, termasuk Kemenkumham, Kemenkeu, Polri, serta Pemprov DKI Jakarta dan Jawa Barat, siap memastikan kelancaran perhelatan bergengsi ini.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat, melalui Herman Suyatman, menjamin kesiapan Stadion Si Jalak Harupat dan tiga lokasi latihan—Stadion ITB, Lapangan Arcamanik, dan Stadion Sidolig—sesuai standar FIFA. Di Jakarta, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Andri Yansyah memastikan tiga lapangan latihan utama siap digunakan: Lapangan Banteng, Lapangan Soemantri Brodjonegoro, serta Lapangan 1 dan 2 JIS. Erick Thohir menegaskan, meski isi host contract serupa dengan penyelenggaraan Piala Dunia U-17, pihaknya terus menyinkronkan detail teknis agar sesuai ekspektasi FIFA.
Turnamen baru inisiatif FIFA ini dibagi dua divisi. Indonesia menjadi tuan rumah Divisi Satu yang diikuti delapan tim terkuat. Timnas Indonesia tergabung di Grup A bersama India, Malaysia, dan Singapura, sementara Grup B dihuni Vietnam, Pakistan, Thailand, dan Filipina. Sementara itu, Divisi Dua diselenggarakan di Hong Kong dengan peserta Hong Kong, Myanmar, Brunei Darussalam, Kamboja, Laos, dan Timor Leste. Seluruh laga di Indonesia diharapkan berjalan lancar dan menjadi ajang membanggakan bagi skuad Garuda.















