Sumbawanews.com,- Timnas basket putra Indonesia menjadi delegasi pertama yang berangkat ke Asian Games 2026, bertolak ke Jepang pada Senin, 7 September 2026, untuk memulai pertandingan sehari setelah kedatangan mereka—tepatnya pada 10 September 2026, jauh sebelum upacara pembukaan pada 19 September. Dengan posisi sebagai tim pertama yang bertanding, para pemain di bawah asuhan David Singleton mendapat dukungan langsung dari Chef de Mission (CdM) Asian Games 2026, Todotua Pasaribu, yang meninjau latihan tim di Roar Performance, Kemang, Jakarta Selatan, pada Sabtu, 5 September 2026.
Todotua menegaskan bahwa keberangkatan awal ini bukan hanya soal jadwal, tapi juga peluang strategis: “Mereka mulai bertanding tanggal 10, sementara keberangkatannya kurang lebih tanggal 7 nanti.” Ia berharap tim bisa memberikan hasil positif sebagai pembuka semangat bagi seluruh kontingen Indonesia, bahkan menargetkan medali sebagai bukti kemajuan. “Harapannya, tim basket kita ini bisa menjadi endorsement yang positif. Ketika pembukaan nanti, kita sudah punya kabar baik,” ujarnya.
Indonesia masuk ke Grup A yang disebut “grup neraka”, bersama tuan rumah Jepang, Korea Selatan, dan Arab Saudi. Keikutsertaan timnas ini sendiri baru dikonfirmasi di menit-menit akhir setelah menggantikan negara yang mundur. Meski demikian, Ketua Umum PP Perbasi Budisatrio Djiwandono tetap percaya diri. Ia meyakini bahwa Abraham Damar Grahita dan kawan-kawan mampu tampil maksimal meski menghadapi lawan-lawan tangguh.
Dengan misi membawa pulang medali dan menjadi panutan bagi tim-tim lain, timnas basket putra Indonesia siap memulai perjalanan sejarahnya di Asian Games 2026—bukan sebagai penonton, tapi sebagai pelopor.















