Home Berita Daerah Tim Veolia Tinjau Potensi Daur Ulang PET di Unit Bank Sampah Kuli...

Tim Veolia Tinjau Potensi Daur Ulang PET di Unit Bank Sampah Kuli Farm Sumbawa Barat

Sumbawa Barat, sumbawanews.com – Komunitas Kuli Farm menerima kunjungan tim Veolia di Unit Bank Sampah Pemilahan Sampah Anorganik, Desa Benete, Kecamatan Maluk, Kabupaten Sumbawa Barat, Selasa (21/7/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat potensi pengelolaan sampah plastik jenis Polyethylene Terephthalate (PET) sebagai bahan yang dapat dimanfaatkan melalui proses daur ulang.

Dalam kunjungan itu, tim Veolia meninjau langsung proses pemilahan sampah anorganik yang dilakukan oleh Komunitas Kuli Farm sekaligus berdiskusi mengenai peluang kolaborasi dalam memperkuat pengelolaan sampah plastik yang memiliki nilai ekonomi dan manfaat bagi lingkungan.

Dimas Sulaiman mengatakan, kunjungan tersebut bertujuan membangun kolaborasi antara penggiat lingkungan dan pelaku usaha dalam pengelolaan sampah plastik, khususnya jenis PET. Menurutnya, kerja sama seperti ini diharapkan dapat memperkuat sistem pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan sekaligus memberikan akses yang lebih luas bagi komunitas terhadap pasar hasil pemilahan sampah.

Ia menjelaskan, pengelolaan sampah PET yang dilakukan sejak proses pemilahan memiliki potensi untuk mengurangi volume sampah yang berakhir di tempat pemrosesan akhir (TPA). Selain itu, pemanfaatan kembali material PET melalui proses daur ulang dapat memberikan nilai tambah bagi sampah yang sebelumnya tidak dimanfaatkan secara optimal.

“Sampah jenis PET jika dikelola dengan baik maka akan menjadi nilai tambah dan tidak mencemari lingkungan,” ujar Dimas Sulaiman.

Lebih lanjut, Dimas menyampaikan bahwa pihaknya berupaya menjembatani penggiat lingkungan agar memiliki akses pasar terhadap sampah PET yang telah dipilah. Menurutnya, keterhubungan antara komunitas pengelola sampah dengan pelaku usaha menjadi salah satu langkah untuk mendukung keberlanjutan kegiatan pengelolaan sampah berbasis masyarakat.

“Kami mencoba menjembatani agar penggiat lingkungan memiliki akses pasar terhadap sampah PET yang sudah dipilah,” katanya.

Ia juga mengapresiasi sambutan yang diberikan Komunitas Kuli Farm selama kegiatan berlangsung.

“Alhamdulillah kami diterima dengan baik dan teman-teman dari Kuli Farm sangat ramah,” tambahnya.

Selama kunjungan, tim Veolia melihat secara langsung aktivitas pemilahan sampah anorganik yang dilakukan di Unit Bank Sampah Kuli Farm. Material plastik PET yang telah dipisahkan berdasarkan jenisnya menjadi salah satu fokus pembahasan karena memiliki peluang untuk didaur ulang menjadi bahan baku baru.

Kunjungan tersebut diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun sinergi antara komunitas pengelola sampah dan dunia usaha untuk mendukung pengelolaan sampah yang lebih efektif. Melalui kolaborasi tersebut,

Upaya pemanfaatan sampah plastik jenis PET dapat terus dikembangkan sehingga memberikan manfaat bagi lingkungan sekaligus memperkuat keberlanjutan program pengelolaan sampah berbasis masyarakat di Kabupaten Sumbawa Barat.

Previous article5 Negara dengan Pemain Naturalisasi Terbanyak Jelang Piala AFF 2026
Next articleTimnas Indonesia Dijuluki Favorit Juara Piala AFF 2026 oleh Media Vietnam
Jurnalis Jaringan Sumbawanews berkomitmen membangun jurnalistik sehat berlandaskan UU Pers No. 40/1999 dan UU KIP No. 14/2008. Kami menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik dengan mengedepankan koordinasi, investigasi, dan verifikasi untuk menjamin akurasi informasi, integritas penulisan, serta tata bahasa yang baik