Home Berita Nasional Terduga Pencuri Ayam Tewas Dikeroyok, Gubernur Bali Minta Bendesa Turun Tangan

Terduga Pencuri Ayam Tewas Dikeroyok, Gubernur Bali Minta Bendesa Turun Tangan

Sumbawanews.com,- Gubernur Bali Wayan Koster meminta bendesa adat segera memperkuat peran mereka dalam mencegah pengeroyokan massa setelah seorang pria tewas dikeroyok di Banjar Dinas Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, pada Rabu (29/7/2026). Koster menekankan bahwa tindakan main hakim sendiri tidak bisa dibenarkan, meskipun pelaku diduga mencuri ayam. Ia menyatakan, kemanusiaan dan proses hukum harus diutamakan, bukan reaksi emosional warga.

Koster dalam rapat koordinasi bersama Forkopimda Bali menegaskan bahwa keamanan bukan tanggung jawab aparat semata, melainkan juga kewajiban masyarakat untuk menahan diri, menghindari penyebaran informasi tak berdasar, dan menghormati hukum. Lima orang diduga terlibat dalam pengeroyokan telah diamankan oleh Kepolisian Daerah Bali, yang kini sedang mengumpulkan barang bukti untuk memperkuat proses hukum. Polda Bali juga berhasil mencegah potensi konflik antar-desa antara Desa Batunya dan Desa Sidatapa.

Menanggapi kemungkinan faktor ekonomi sebagai latar belakang pencurian, Koster menegaskan bahwa pemerintah telah menjalankan berbagai program pemberdayaan dan bantuan sosial secara merata di seluruh desa di Bali, baik dari pemerintah provinsi, kabupaten/kota, maupun pusat. Ia menegaskan, kesulitan ekonomi tidak boleh dijadikan pembenaran untuk melanggar hukum. Pembangunan ekonomi yang inklusif, menurutnya, adalah kunci memperkuat ketahanan sosial di tingkat desa dan mencegah kekerasan berbasis persekusi.

Previous articleUEFA Tegas Tolak Rencana FIFA Jual Saham Piala Dunia
Next articleGunung Arenal Meletus Setelah 400 Tahun Tidur