Home Berita Internasional Gunung Arenal Meletus Setelah 400 Tahun Tidur

Gunung Arenal Meletus Setelah 400 Tahun Tidur

Sumbawanews.com,- Pada 28 Juli 1968, Gunung Arenal di Kosta Rika meletus setelah lebih dari empat abad dalam keadaan tidak aktif. Ledakan dahsyat terjadi pukul 07.30 waktu setempat, memicu erupsi vulkanik yang berlangsung beberapa hari dan menewaskan 87 orang. Lava, abu, dan batuan panas mengubur lebih dari 15 kilometer persegi wilayah, sementara dampaknya terasa hingga 232 kilometer persegi, merusak hutan, pertanian, ternak, dan properti. Batu-batu seberat puluhan ton dilempar hingga jarak 1,6 kilometer dengan kecepatan 600 meter per detik, menciptakan tiga kawah baru yang tetap aktif hingga kini.

Sebelum erupsi, Arenal dikenal sebagai gunung kerucut sempurna yang tertutup hutan hujan, dengan aktivitas fumarol ringan. Penduduk setempat menyebutnya dengan berbagai nama, termasuk Puncak Arenal, Pan de Azúcar, dan Gunung Berapi Río Frío. Gunung ini, yang secara geologis masih muda—berusia sekitar 4.000 tahun—sebelumnya meletus besar terakhir pada sekitar tahun 1500 Masehi. Setelah 1968, aktivitas vulkaniknya hampir terus-menerus, dengan letusan lava, awan abu berbentuk jamur, dan aliran piroklastik yang menuruni lereng. Letusan terakhir yang signifikan terjadi pada 8 Mei 1998, memaksa evakuasi sementara warga dari hotel-hotel di sekitarnya, meski tidak ada korban jiwa.

Previous articleTerduga Pencuri Ayam Tewas Dikeroyok, Gubernur Bali Minta Bendesa Turun Tangan
Next articleRio Ferdinand Minta Danny Welbeck Kembali ke Manchester United, Tolak Chelsea