Sumbawanews.com,- Jakarta – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk resmi menyegarkan jajaran komisaris dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPS) 2025 yang digelar secara daring, Senin (8/6/2026). Dua nama baru masuk ke dewan komisaris, menggantikan posisi Rionald Silaban dan Silmy Karim yang tidak lagi dipertahankan.
Edwin Hidayat Abdullah ditunjuk sebagai komisaris, sementara Anthony Leong menduduki jabatan komisaris independen. Perubahan ini tidak berdampak pada struktur direksi, yang tetap dipimpin oleh Direktur Utama Dian Siswarini bersama tujuh direktur lainnya.
Berikut susunan terbaru dewan komisaris Telkom:
– Komisaris Utama: Angga Raka Prabowo
– Komisaris: Ossy Dermawan, Rizal Mallarangeng, Edwin Hidayat Abdullah
– Komisaris Independen: Deswandhy Agusman, Anthony Leong, Ira Noviarti, Rofikoh Rokhim
Di tengah perubahan kepemimpinan, perusahaan mengumumkan pembagian dividen tunai tahun buku 2025 sebesar Rp21,9 triliun. Angka ini terdiri dari Rp17,8 triliun dari laba bersih 2025 dan Rp4,2 triliun dari laba ditahan periode sebelumnya. Kebijakan ini, menurut Dian Siswarini, merupakan bentuk keseimbangan antara kepentingan pemegang saham dan kebutuhan investasi jangka panjang perusahaan.
“Meski menghadapi tekanan industri dan ketidakpastian ekonomi sepanjang tahun lalu, fundamental bisnis kami tetap kokoh dan arus kas terus membaik. Keputusan ini mencerminkan kepercayaan pemegang saham terhadap arah strategis Telkom,” ujar Dian.
Pemegang saham yang berhak menerima dividen adalah mereka yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) per 19 Juni 2026. Pembayaran akan diselesaikan paling lambat pada 10 Juli 2026.
Sebagai langkah strategis untuk menopang stabilitas harga saham di tengah volatilitas pasar, Telkom juga mendapat persetujuan untuk melakukan buyback saham dengan anggaran maksimal Rp4 triliun. Aksi korporasi ini dapat dilakukan secara bertahap atau sekaligus, baik di dalam maupun di luar Bursa Efek Indonesia (BEI), dengan masa pelaksanaan berlangsung hingga 8 Juni 2027.
Dengan kombinasi pembagian dividen besar dan rencana buyback, Telkom menegaskan komitmennya untuk menjaga nilai perusahaan sekaligus memberikan return optimal kepada pemegang saham di tengah transformasi digital yang semakin cepat.

















