Sumbawanews.com,- Apple menghapus aplikasi Telegram dari App Store pada Selasa, 4 Agustus 2026, pukul 01.00 GMT, setelah peninjauan menemukan konten pelecehan seksual anak yang melanggar pedoman ketat perusahaan. Aplikasi tersebut kembali tersedia kurang dari satu jam kemudian, setelah pengembang menghapus konten ilegal dan memblokir akun yang terlibat. Telegram, yang memiliki lebih dari 1 miliar pengguna aktif bulanan, sempat menghilang dari toko aplikasi Apple secara global. Dalam pernyataan resmi, Apple memastikan pemulihan aplikasi dilakukan setelah tindakan cepat dari pihak Telegram. Sementara itu, akun resmi Telegram di X merespons dengan candaan: “Kabar tentang kematian saya sangat dibesar-besarkan.”















