Sumbawanews.com,- I.League resmi mencabut larangan suporter away yang berlaku selama empat musim, mulai musim depan para pendukung tim tamu diperbolehkan hadir langsung ke stadion lawan. Keputusan ini diumumkan oleh Direktur Utama I.League Ferry Paulus pada Selasa, 11 Agustus 2026, setelah mendapat persetujuan resmi dari FIFA. Larangan awalnya diterapkan menyusul Tragedi Kanjuruhan pada Liga 1 2022/23, dengan alasan keamanan yang diinspirasi rekomendasi FIFA. Namun, setelah melalui proses negosiasi dan evaluasi mendalam, pihak kompetisi bersama kepolisian menyiapkan sistem baru untuk mengatur kehadiran suporter away secara terkendali.
Sistem baru yang telah diverifikasi kepolisian dan diuji coba melibatkan pengendalian ketat dalam pembelian tiket, termasuk pembatasan berdasarkan analisis intelijen. Ferry Paulus menegaskan, meski larangan umum dicabut, pertandingan dengan rivalitas tinggi—seperti Arema FC vs Persebaya atau Persija vs Persib—masih bisa dilarang untuk kehadiran suporter away jika ada indikasi risiko keamanan. Keputusan akhir tetap berada di tangan aparat kepolisian berdasarkan dinamika terkini. I.League juga menekankan bahwa semua klub wajib mematuhi aturan ketat terkait perilaku suporter, termasuk larangan membawa alat peledak, bendera atau atribut provokatif, serta larangan memicu kerusuhan.
Infrastruktur stadion telah diperbaiki untuk mendukung keamanan dan kenyamanan suporter, baik home maupun away. Ferry menyatakan, sistem baru dinilai berjalan efektif dalam uji coba, dan diharapkan dapat mengembalikan semangat persaingan sehat serta atmosfer pertandingan yang hidup seperti masa-masa sebelum Tragedi Kanjuruhan. Dengan kebijakan ini, I.League berkomitmen menjaga keseimbangan antara kebebasan suporter dan keamanan nasional.















