Sumbawanews.com,- Timnas Spanyol akan bertemu Argentina dalam final Piala Dunia 2026 pada Senin, 20 Juli 2026, pukul 02.00 WIB di Stadion New York New Jersey, AS. La Furia Roja melangkah ke partai puncak setelah menang beruntun sejak laga pembuka, dengan pertahanan yang hanya kebobolan satu gol sepanjang turnamen, dan kekompakan tim yang menjadi fondasi utama keberhasilan mereka.
Spanyol menunjukkan dominasi taktis dengan kemenangan atas Arab Saudi (4-0), Uruguay (1-0), Austria (3-0), Portugal (1-0), Belgia (2-1), dan Prancis (2-0). Kebobolan tunggal mereka datang dari sepakan Charles De Ketelaere di perempat final, sementara kiper Unai Simon mencatat rekor 649 menit tanpa kebobolan, memecahkan rekor 36 tahun milik Walter Zenga. Struktur pertahanan yang diawaki oleh Pau Cubarsi, yang baru berusia 19 tahun, dan dikendalikan oleh Rodri di lini tengah, menjadi benteng tak tertembus bagi lawan-lawan mereka.
Pelatih Luis de la Fuente menekankan bahwa kekuatan tim bukan pada bintang individu, melainkan pada kesatuan kolektif. Meski Lamine Yamal menjadi sorotan publik, kontribusi krusial justru datang dari pemain lain seperti Mikel Oyarzabal, yang mencetak gol penalti penentu kemenangan atas Prancis, dan Mikel Merino, yang mencetak gol penentu di menit akhir melawan Portugal dan Belgia. “Kami bertanding sebagai tim, bukan sekadar kumpulan pemain,” ujar de la Fuente. Ia menambahkan, selama 47 hari bersama, tim tidak mengalami satu masalah pun, baik di dalam maupun di luar lapangan.
Final ini menjadi kesempatan kedua bagi Spanyol untuk meraih gelar Piala Dunia setelah menjuarai edisi 2010. Dengan kekompakan luar biasa, pertahanan yang nyaris sempurna, dan semangat tim yang tak tergoyahkan, La Furia Roja datang ke final bukan hanya sebagai pesaing, tetapi sebagai tim yang siap menulis sejarah baru.















