Home Berita Internasional Singapura Resmi Pisah dari Malaysia pada 9 Agustus 1965

Singapura Resmi Pisah dari Malaysia pada 9 Agustus 1965

Sumbawanews.com,- Pada 9 Agustus 1965, Singapura secara resmi keluar dari Federasi Malaysia dan menjadi negara berdaulat, menandai titik balik sejarah di Asia Tenggara. Keputusan ini diumumkan setelah ketegangan politik, ekonomi, dan sosial yang membelah antara pemerintah federal Malaysia dan pemerintah Singapura, terutama antara UMNO dan People’s Action Party yang dipimpin Lee Kuan Yew. Perbedaan mendasar terjadi pada kebijakan etnis—UMNO mendukung privilese Bumiputera, sementara PAP menyerukan “Malaysian Malaysia” yang egaliter—ditambah konflik rasial 1964 yang memperdalam perpecahan. Pemisahan damai itu disahkan melalui Perjanjian Pemisahan, setelah Perdana Menteri Malaysia Tunku Abdul Rahman mengumumkan keputusan tersebut di parlemen pada 7 Agustus 1965.

Setelah merdeka, Singapura segera membangun fondasi negara-kota modern dengan fokus pada industrialisasi, investasi asing, dan multikulturalisme. Pemerintahnya memprioritaskan pembangunan infrastruktur, stabilitas sosial, dan identitas nasional, sekaligus memperluas hubungan diplomatik. Pada 1967, Singapura menjadi salah satu pendiri ASEAN bersama Indonesia, Malaysia, Filipina, dan Thailand, serta bergabung dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa. Dari wilayah yang baru melepaskan diri dari federasi, Singapura berkembang menjadi salah satu pusat ekonomi global terkemuka.

Previous articleJohn Herdman Sudah Tak Sabar Hadapi Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026
Next articleSiapa Pengganti Bernardo Silva sebagai Kapten Manchester City?