Home Serba Serbi Tekno Screenbound: Dual Realitas yang Mengguncang Platformer

Screenbound: Dual Realitas yang Mengguncang Platformer

Sumbawanews.com,- Pada 10 September mendatang, para pemain akan memasuki dunia game yang menantang batas realitas — Screenbound, platformer inovatif yang memadukan dua dimensi sekaligus. Dikembangkan oleh Crescent Moon Games, Radical Forge, dan diterbitkan Digital Pajamas, game ini menghadirkan pengalaman unik: Anda mengendalikan karakter dalam dunia 3D sekaligus permainan 2D di perangkat genggam bernama Qboy, yang ditemukan di garasi ibu Anda.

Ketika Qboy dinyalakan, realitas retak. Anda tak lagi berada di satu dunia, melainkan dua yang saling terhubung — satu di layar perangkat, satu di sekeliling karakter utama. Objek, jebakan, musuh, dan platform bisa muncul di salah satu dimensi saja, memaksa Anda untuk terus memantau kedua layar secara bersamaan. Ini bukan sekadar multitasking — ini adalah ujian persepsi, koordinasi, dan intuisi visual yang ekstrem.

Dalam perjalanan menyelamatkan ibu yang menghilang, pemain akan melewati dua cartridge berbeda. Yang pertama adalah platformer sisi 2D klasik, sementara yang kedua — baru diungkap dalam acara Day of the Devs — mengadopsi gaya petualangan Zelda, dengan eksplorasi, teka-teki, dan dunia yang lebih luas. Informasi lebih lanjut tentang cartridge kedua akan terungkap dalam beberapa bulan mendatang.

Untuk yang tak sabar, versi demo sudah tersedia di Steam sejak sekarang. Dengan desain visual yang memukau — menggabungkan nuansa nostalgia Game Boy dan dunia 3D yang hidup — Screenbound bukan sekadar game baru. Ia adalah pernyataan artistik tentang bagaimana teknologi bisa mengubah cara kita bermain, berpikir, dan merasakan cerita dalam game.

Previous articlePerkemahan Pemuda Ahmadiyah Dibubarkan di Karanganyar
Next articleRagnarok Online Classic Luncurkan Server Baru dengan Leveling Kilat
Avatar photo
Kami adalah Jurnalis Jaringan Sumbawanews, individu idealis yang ingin membangun jurnalistik sehat berdasarkan UU No.40 Tahun 1999 tentang PERS, dan UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi. Dalam menjalankan Tugas Jurnalistik, kami sangat menjunjung tinggi kaidah dan Kode Etik Jurnalistik, dengan Ethos Kerja, Koordinasi, Investigasi, dan Verifikasi sebelum mempublikasikan suatu artikel, opini, dan berita, sehingga menjadi suatu informasi yang akurat, baik dalam penulisan kata, maupun penggunaan tatabahasa.