Sumbawanews.com,- Panitia Pelaksana Piala Presiden Elite 2026 memberikan apresiasi tinggi kepada Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia atas dukungan maksimal dalam proses kedatangan tiga klub luar negeri—Port FC (Thailand), Tampines Rovers (Singapura), dan DPMM FC (Brunei Darussalam)—yang tiba di Indonesia pada 22 hingga 24 Juli 2026. Kelancaran proses keimigrasian ini menjadi kunci sukses penyelenggaraan turnamen pramusim internasional pertama di Indonesia, yang melibatkan delapan tim dari empat negara.
Ketua Panitia Pelaksana Tsamara Amany menegaskan, koordinasi erat antara panitia dan jajaran Imigrasi memastikan seluruh delegasi tiba sesuai jadwal tanpa hambatan. “Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas profesionalisme dan kecepatan pelayanan yang diberikan,” ujarnya. Proses pemeriksaan visa, penyambutan di bandara, dan pendampingan selama masa tinggal berjalan sesuai prosedur, mencerminkan kesiapan Indonesia sebagai tuan rumah ajang sepak bola bertaraf internasional.
Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko merespons positif apresiasi tersebut, menegaskan komitmen lembaganya untuk terus mendukung penyelenggaraan event global dengan prinsip “Imigrasi untuk Rakyat”. “Kami percaya bahwa pelayanan cepat dan akurat adalah bagian dari diplomasi olahraga,” katanya.
Turnamen yang berlangsung dari 25 Juli hingga 6 Agustus 2026 di Bandung dan Surabaya ini diikuti lima klub Indonesia: Persib Bandung, Arema FC, Persija Jakarta, Persebaya Surabaya, dan PSMS Medan. Grup A, yang bertanding di Stadion Si Jalak Harupat, dihuni Persib, Arema, DPMM FC, dan Tampines Rovers. Sementara Grup B di Stadion Gelora Bung Tomo berisi Persebaya, Persija, PSMS, dan Port FC, juara bertahan Piala Presiden 2025. Turnamen ini dirancang sebagai ajang pematangan tim menjelang dimulainya BRI Super League musim 2026/2027.















