Sumbawa Barat sumbawanews.com — Pemerintah Kecamatan Jereweh terus menunjukkan komitmennya dalam mempererat silaturahmi sekaligus menyerap aspirasi masyarakat secara langsung melalui inovasi kegiatan Safari Jumat. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Camat Jereweh, H. Abdul Muthalib, S.Pd., MM., dan berlangsung di Masjid Al-Furqon, Desa Beru, Kecamatan Jereweh, Kabupaten Sumbawa Barat, Jumat (22/5/2026).
Kegiatan ini turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Jereweh, Kepala KUA beserta staf, serta Kepala UPTD Puskesmas Jereweh.
Rangkaian acara diawali dengan pelaksanaan sholat Jumat berjamaah bersama warga setempat, kemudian dilanjutkan dengan sesi silaturahmi dan dialog interaktif antara pemerintah dan masyarakat.
Dalam sambutannya, Camat Jereweh H. Abdul Muthalib menyampaikan apresiasi kepada seluruh jamaah dan pengurus masjid yang telah menyambut baik kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa Safari Jumat merupakan bagian dari inovasi pelayanan publik agar pemerintah dapat lebih dekat dengan masyarakat serta mendengar langsung berbagai kebutuhan dan persoalan warga.
“Kegiatan ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus wadah menyerap aspirasi masyarakat secara langsung. Pemerintah ingin hadir lebih dekat dengan warga,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Camat juga mensosialisasikan sejumlah program strategis Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat, khususnya program Kartu KSB Maju dan KSB Maju Luar Biasa yang ditujukan untuk mendukung pelayanan sosial dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan program-program pemerintah daerah dengan baik demi mendukung kesejahteraan bersama,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala KUA Kecamatan Jereweh, M. Imran, S.Ag., memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait syarat sah perwalian dalam hukum pernikahan Islam. Ia juga menjelaskan kemudahan pelayanan administrasi di KUA, terutama dalam pengurusan buku nikah yang hilang maupun rusak.
Di sisi lain, Kepala UPTD Puskesmas Jereweh yang baru menjabat, dr. Darmansyah, memperkenalkan diri kepada masyarakat sekaligus menyampaikan komitmennya dalam membenahi pelayanan kesehatan di wilayah Jereweh. Saat ini, pihaknya tengah fokus meningkatkan pola dan waktu respons Tim Reaksi Cepat (TRC) guna mempercepat penanganan kondisi kedaruratan masyarakat.
Memasuki sesi diskusi, perhatian warga tertuju pada persoalan lingkungan, khususnya terkait aktivitas penambangan ilegal di hulu Sungai Jereweh yang dinilai meresahkan masyarakat dan kelompok Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) se-Kecamatan Jereweh.
Menanggapi hal tersebut, Camat Jereweh menegaskan bahwa pemerintah kecamatan tetap konsisten berpihak kepada masyarakat dan menjaga komitmen lingkungan yang telah disepakati bersama sebelumnya.
“Pemerintah Kecamatan tetap berpegang teguh pada kesepakatan bersama yang telah dibuat oleh para tokoh dan perwakilan masyarakat bersama camat sebelumnya. Kita satu suara: menolak keras segala bentuk penambangan yang menggunakan sistem perendaman di hulu sungai,” tegas H. Abdul Muthalib di hadapan warga.















