Sumbawanews.com,- Ryan Giggs pernah berusaha membujuk Elliot Anderson untuk bergabung dengan Manchester United sebelum gelandang berusia 23 tahun itu memutuskan hengkang ke Manchester City. Kisah ini terungkap melalui pengakuan mantan bek MU, Phil Bardsley, yang mengaku bertemu Anderson bersama Giggs di Portugal. Anderson resmi bergabung dengan City setelah klub tersebut membayar 116 juta pound kepada Nottingham Forest, menjadikannya salah satu pemain Inggris termahal dalam sejarah. Meski United sempat tertarik, mereka mundur dari perburuan setelah Forest menaikkan tuntutan transfer melebihi 100 juta pound.
Sebelumnya, Anderson menjadi tulang punggung Nottingham Forest setelah didatangkan dari Newcastle United dengan biaya 35 juta pound. Ia berperan penting membantu Forest finis di peringkat tujuh Premier League dan mengamankan tiket berlaga di kompetisi Eropa. Performanya yang konsisten juga membawanya masuk ke skuad Inggris untuk Piala Dunia 2026, di mana ia tampil di semua laga The Three Lions hingga tersingkir di semifinal setelah kalah dari Argentina.
Phil Bardsley menilai harga 116 juta pound yang dibayarkan City untuk Anderson—begitu pula biaya besar yang dikeluarkan Tottenham untuk Sandro Tonali—terlalu tinggi mengingat posisi Anderson sebagai gelandang bertahan. Menurutnya, nilai tersebut tidak sebanding dengan peran dan kontribusi pemain di lini tengah. Sebaliknya, Bardsley memuji keputusan Manchester United merekrut Youri Tielemans dengan harga 35 juta pound sebagai langkah lebih bijak, mengingat Tielemans sudah terbukti performanya di Premier League dengan harga jauh lebih terjangkau.















