Home Berita Olah Raga Ronaldo Bakar Gawang Uzbekistan, ‘Siuu’ Gema di Piala Dunia 2026

Ronaldo Bakar Gawang Uzbekistan, ‘Siuu’ Gema di Piala Dunia 2026

Sumbawanews.com,- Houston — Cristiano Ronaldo akhirnya membuka catatan golnya di Piala Dunia 2026, menyulut ledakan kegembiraan di Stadion NRG, Houston. Dua golnya dalam kemenangan telak Portugal 5-0 atas Uzbekistan tak hanya memastikan tiga poin, tapi juga menulis ulang sejarah sepak bola dunia di usia 41 tahun.

Gol pertama datang hanya enam menit setelah laga dimulai. Umpan melintang sempurna dari Joao Cancelo membiarkan Ronaldo bebas di depan gawang. Dengan ketenangan khasnya, ia menuntaskan tembakan keras ke pojok kanan, lalu melompat, berputar, dan meledakkan teriakan ikonik: “Siuu!” — suara yang langsung direspons ribuan suporter di stadion, lalu menyebar ke seluruh penjuru dunia lewat siaran langsung.

Gol kedua datang di menit ke-32, hasil kerja sama apik dengan Bruno Fernandes. Umpan terobosan dari gelandang Manchester United membelah pertahanan Uzbekistan, dan Ronaldo sekali lagi menunjukkan kecepatan pikiran dan kaki yang tak tergoyahkan oleh usia. Dua kali ‘Siuu’ bergema, dua kali pula rekor sejarah ditorehkan.

Dengan dua gol ini, Ronaldo menjadi satu-satunya pemain dalam sejarah Piala Dunia yang mencetak gol di enam edisi berbeda — sejak 2006 hingga 2026. Ia juga menjadi pencetak gol tertua kedua sepanjang sejarah turnamen, hanya kalah dari legenda Kamerun, Roger Milla. Di timnas Portugal, ia kini mengoleksi 128 gol, jauh melampaui rekor sebelumnya, dan menjadi simbol tak tergantikan dari kebanggaan nasional.

Pelatih Portugal, Roberto Martinez, tak ragu menyebut Ronaldo sebagai lebih dari sekadar penyerang. “Dia adalah jantung tim, bukan hanya karena golnya, tapi karena sikapnya, disiplinnya, dan bagaimana ia membangkitkan semangat setiap rekan setimnya,” ujar Martinez usai laga. “Di ruang ganti, ia adalah pelatih tanpa peluit. Di lapangan, ia adalah legenda yang hidup.”

Gol lainnya dicatat oleh Nuno Mendes, dan bunuh diri Abduvohid Nematov yang memperdalam kekalahan Uzbekistan. Rafael Leao menutup pesta dengan gol ke-5 di menit akhir, memastikan Portugal unggul 4 poin di Grup K, bersaing ketat dengan Kolombia yang menang atas Kongo DR.

Sementara itu, di sisi lain lapangan, Uzbekistan harus menelan kekalahan terburuk dalam sejarah partisipasinya di Piala Dunia. Dua pertandingan, tujuh gol kebobolan, dan tanpa poin — mimpi buruk yang mengantarkan mereka ke jurang eliminasi dini.

Namun, malam ini bukan tentang kekalahan Uzbekistan. Malam ini adalah milik Ronaldo — sang legenda yang masih mampu membuat dunia berhenti sejenak, menatapnya, dan kembali berteriak: “Siuu!” — bukan hanya sebagai ekspresi kegembiraan, tapi sebagai pernyataan bahwa waktu tak pernah benar-benar mengalahkan kehebatan.

Previous articleKorea Utara Luncurkan Kapal Perang Nuklir Pertama
Next articlePatrice Lumumba Jadi Simbol Semangat Timnas Kongo
Avatar photo
Jurnalis Jaringan Sumbawanews berkomitmen membangun jurnalistik sehat berlandaskan UU Pers No. 40/1999 dan UU KIP No. 14/2008. Kami menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik dengan mengedepankan koordinasi, investigasi, dan verifikasi untuk menjamin akurasi informasi, integritas penulisan, serta tata bahasa yang baik