Home Berita Olah Raga Rodri Pilih Barcelona, Bukan Madrid: Tiga Alasan yang Mengubah Segalanya

Rodri Pilih Barcelona, Bukan Madrid: Tiga Alasan yang Mengubah Segalanya

Sumbawanews.com,- Rodri, gelandang kunci Manchester City, dikabarkan akan bergabung ke Barcelona pada bursa transfer mendatang, menolak tawaran Real Madrid meski klub ibu kota Spanyol itu aktif mendekat. Keputusan ini didasari tiga faktor utama: kesesuaian gaya bermain dengan pelatih Hansi Flick, pengaruh mantan pelatihnya Pep Guardiola, dan keinginan untuk bermain bersama rekan senegaranya yang banyak berada di Barca.

Pertama, gaya permainan Hansi Flick yang menekankan dominasi bola dan transisi vertikal sangat selaras dengan peran Rodri sebagai pengatur ritme di tengah lapangan. Dengan sistem bertahan tinggi yang diterapkan Barca, kemampuan Rodri membaca permainan dan menjadi lini pertahanan pertama menjadi kunci utama. Pemain berusia 30 tahun itu dianggap sebagai solusi ideal untuk membangun permainan dari belakang.

Kedua, hubungan mendalam dengan Pep Guardiola menjadi penentu tak terduga. Selama enam tahun bersama Man City, Guardiola membimbing Rodri meraih 13 trofi, termasuk gelar Liga Champions. Kabar beredar bahwa Rodri meminta saran langsung dari Guardiola sebelum memutuskan masa depannya—dan sang legenda ternyata mendukung langkah ke Camp Nou.

Ketiga, ikatan emosional dengan rekan timnas Spanyol yang kini bermain di Barcelona menjadi faktor psikologis kuat. Setelah Spanyol juara Piala Dunia 2026, delapan pemain timnas itu berasal dari Barca, termasuk Pedri dan Dani Olmo—dua nama yang sudah terbukti memiliki chemistry sempurna dengan Rodri di lapangan. Kehangatan hubungan ini membuat Camp Nou terasa seperti rumah kedua.

Meski Real Madrid menawarkan 55 juta euro, Barcelona bersiap menggelontorkan 60 juta euro ditambah bonus-bonus, menunjukkan komitmen serius untuk merekrut sang gelandang. Manchester City, yang siap melepas Rodri dengan harga 75–80 juta euro, tampaknya telah menerima tawaran ini sebagai langkah strategis menjelang era pasca-Guardiola.

Previous articleIndonesia Hadapi Tekanan Sejarah Lawan Singapura di Piala AFF 2026
Next articleJacob Mahler Siap Berjuang Hingga Titik Darah Penghabisan Lawan Timnas Indonesia