Home Berita Olah Raga RD Kongo Bertaruh Nyawa Lawan Uzbekistan di Piala Dunia 2026

RD Kongo Bertaruh Nyawa Lawan Uzbekistan di Piala Dunia 2026

Sumbawanews.com,- Minggu pagi, 28 Juni 2026, di Stadion Mercedes-Benz di Atlanta, Amerika Serikat, sebuah duel hidup-mati akan berlangsung di Grup K Piala Dunia 2026. Republik Demokratik Kongo menghadapi Uzbekistan dalam pertandingan terakhir fase grup—satu-satunya jalan bagi Kongo untuk tetap bertahan, sekaligus kesempatan terakhir Uzbekistan untuk bangkit dari kekalahan dan meninggalkan turnamen dengan harga diri.

Kongo, yang sebelumnya menahan imbang Portugal 1-1, kini dalam tekanan setelah kalah 0-1 dari Kolombia. Tim yang dikenal sebagai “Serigala Putih” itu belum pernah menang dalam sejarah partisipasinya di Piala Dunia, dan kini berada di ambang eliminasi. Kemenangan mutlak diperlukan, bukan hanya untuk mengumpulkan poin, tetapi juga untuk mengejar salah satu dari empat peringkat ketiga terbaik yang bisa membawa mereka ke babak 16 besar. Tanpa kemenangan, mimpi mereka di turnamen ini berakhir.

Sementara itu, Uzbekistan—tim debutan yang mengejutkan banyak pihak dengan semangat bertandingnya—sudah dipastikan tersingkir setelah kalah 0-2 dari Inggris dan sekali imbang 1-1 melawan Kroasia. Tapi bukan berarti mereka akan bermain pasif. Di bawah asuhan Fabio Cannavaro, tim asal Asia Tengah itu justru berjanji akan tampil tanpa takut, berusaha membuktikan bahwa mereka bukan sekadar tamu yang datang untuk mengisi jadwal.

Prediksi dari para analis redaksi menunjukkan kecenderungan tajam: Kongo akan menyerang habis-habisan, memanfaatkan kecepatan sayap dan keganasan di depan gawang. Para pemain seperti Steve Kapuadi dan Merveille Bokadiya, yang pernah mengejutkan Portugal, diyakini akan jadi kunci. Di sisi lain, Uzbekistan dengan kekompakan lini tengah dan tendangan jarak jauh yang akurat, diprediksi tak akan menyerah begitu saja.

Beberapa prediksi berbeda, namun semuanya mengakui satu hal: pertandingan ini akan menarik, penuh emosi, dan penuh risiko. Nova Arifianto memprediksi kemenangan Kongo 2-1, dengan serangan berulang yang akhirnya menembus pertahanan Uzbekistan. Askar Fatih justru melihat Uzbekistan akan membalas dengan gempuran yang mengejutkan, mengakhiri laga dengan skor 3-2. Putra Permata Tegar Idaman yakin keberanian Kongo akan membuahkan kemenangan tipis 1-0, sementara Jun Mahares memperkirakan skor besar 3-0 atau lebih, menilai Kongo sebagai tim yang lebih berpengalaman dalam tekanan besar.

Namun, Juprianto Alexander memberi catatan penting: meski sudah tersingkir, Uzbekistan tak akan pulang dengan tangan kosong. “Mereka punya harga diri, dan itu lebih berharga daripada poin,” katanya, memprediksi kemenangan 3-2 untuk tim asal Asia.

Dalam laga ini, bukan hanya soal lolos atau tidak. Ini adalah ujian nyata bagi dua tim yang mengejar pengakuan di panggung dunia. Kongo ingin menulis sejarah. Uzbekistan ingin menulis kebanggaan. Dan di Atlanta, di bawah sorotan kamera dunia, hanya satu yang bisa menang—tapi keduanya akan dikenang.

Laga dimulai pukul 04.00 WIB, dan semua mata tertuju pada Stadion Mercedes-Benz.

Previous articleIndonesia Tembus Final AVC Cup, Taklukkan India 3-2 dalam Pertarungan Sengit
Next articleTottenham Gencar Rekrut Pemain Demi Bangkit dari Krisis