Sumbawanews.com,- Persib Bandung resmi mengumumkan kedatangan Ragnar Oratmangoen pada 4 Juli 2026, menambah daftar pemain naturalisasi Timnas Indonesia yang kembali berkarier di Liga Super Indonesia. Penyerang berusia 25 tahun itu menandatangani kontrak tiga tahun hingga 2029, menjadi rekrutan terbaru setelah Sandy Walsh, dan memperkuat total lima pemain naturalisasi di skuad Maung Bandung. Berdasarkan data Transfermarkt, harga pasar Oratmangoen mencapai Rp8,6 miliar, menempatkannya di posisi kelima dalam daftar pemain naturalisasi termahal di kompetisi domestik.
Di puncak daftar, gelandang Thom Haye tetap menjadi pemain naturalisasi dengan nilai tertinggi, yakni Rp15,6 miliar, setelah bergabung dengan Persib pada Agustus 2025. Dua rekan satu timnya, Eliano Reijnders dan Sandy Walsh, sama-sama bernilai Rp10,4 miliar, sementara bek senior Jordi Amat menyusul di urutan keempat dengan harga Rp9,6 miliar setelah bergabung dengan Persija Jakarta pada Juli 2025. Di bawah Oratmangoen, Shayne Pattynama berada di posisi keenam dengan nilai Rp6 miliar, diikuti Ivar Jenner sebesar Rp5,2 miliar, dan Rafael Struick yang dihargai Rp2,2 miliar.
Tren kepulangan pemain naturalisasi dari Eropa dan Asia ke Indonesia semakin kentara sejak musim 2025/2026. Klub-klub Super League memanfaatkan pengalaman internasional mereka untuk memperkuat kompetisi domestik dan persiapan turnamen Asia. Selain Persib, Persija Jakarta juga menjadi tujuan utama para pemain naturalisasi, dengan Jordi Amat dan Shayne Pattynama menjadi bukti nyata strategi ini. Dengan bergabungnya Oratmangoen, Persib kini memiliki lima pemain naturalisasi aktif di tim utama, menjadikannya klub paling banyak merekrut talenta berlatar belakang Eropa di Liga 1.
Pemain lain seperti Dion Markx juga masih tercatat sebagai bagian dari skuad Persib, meski belum disebutkan nilai pasarnya dalam data terbaru. Kehadiran mereka tidak hanya meningkatkan kualitas teknis tim, tetapi juga memperkuat identitas Timnas Indonesia yang kini semakin mengandalkan kekuatan pemain dengan pengalaman liga top dunia. Dengan kontrak jangka panjang dan harga pasar yang terus mengalami kenaikan, para pemain naturalisasi kini menjadi aset strategis bagi klub-klub besar di Indonesia.















