Sumbawanews.com,- Kongres Biasa PSSI yang digelar di Hotel Fairmont, Jakarta, pada 3 Agustus 2026, memutuskan menunda pemilihan Ketua Umum PSSI dari Mei 2027 menjadi Juli 2027. Keputusan ini diambil setelah pertimbangan matang terkait kesiapan organisasi, termasuk proses regenerasi kepengurusan di tingkat provinsi dan penyelesaian seluruh agenda kompetisi musim 2026/2027. Ketua Umum PSSI Erick Thohir menegaskan bahwa penyesuaian jadwal bertujuan memastikan konsolidasi dengan pengurus Asosiasi Provinsi (Asprov) yang akan dipilih pada Oktober–November 2026, sebelum memasuki tahap pemilihan kepengurusan pusat. Anggota Exco PSSI Arya Sinulingga menambahkan, penundaan juga diperlukan agar laporan pertanggungjawaban pengurus saat ini dapat disampaikan secara utuh kepada kongres, mengingat kompetisi liga dijadwalkan berakhir sekitar Mei 2027.
Erick Thohir, yang terpilih pada Kongres Luar Biasa Februari 2023, akan menyelesaikan masa jabatannya pada 2027 sesuai statuta PSSI edisi 2025 yang menetapkan periode empat tahun. Dengan penundaan ini, PSSI berupaya membangun transisi kepemimpinan yang lebih stabil dan berkelanjutan, menghindari tumpang tindih antara proses pemilihan daerah, penyelesaian kompetisi, dan pemilihan pusat. Keputusan ini mendapat dukungan penuh dari seluruh peserta kongres sebagai langkah strategis untuk memperkuat tata kelola sepak bola Indonesia secara menyeluruh.















