Sumbawanews.com,- Gianni Infantino, Presiden FIFA, menyaksikan langsung 43 pertandingan selama Piala Dunia 2026 yang diselenggarakan di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Untuk memenuhi jadwal padatnya, ia menggunakan jet pribadi Gulfstream G650 milik Pemerintah Qatar, yang memungkinkannya berpindah cepat antar kota tuan rumah. Dalam periode dua pekan, ia menghabiskan 115 jam di udara, menempuh jarak 95.403 kilometer, mengunjungi 16 stadion dan mendarat di 21 bandara, dengan Miami menjadi kota paling sering dikunjungi.
Data dari FlightAware menunjukkan Infantino rata-rata melakukan lebih dari satu penerbangan per hari, bahkan pernah menempuh tiga penerbangan dalam satu hari. Ia menonton 25 laga hanya dalam 18 hari pertama turnamen, dan tetap aktif hingga menjelang final. Penggunaan jet pribadi ini memicu kritik dari aktivis lingkungan, karena emisi karbon yang dihasilkan diperkirakan setara dengan jejak karbon tahunan 78 orang—bertentangan dengan kampanye keberlanjutan yang selama ini digaungkan FIFA.
Di tengah mobilitas intensifnya, Infantino mendapat dukungan kuat dari lebih dari 200 dari 211 asosiasi anggota FIFA, yang mengirimkan surat pribadi mendukung kandidatnya untuk pemilihan presiden FIFA tahun depan. Dukungan ini membuka peluang baginya untuk kembali memimpin organisasi sepak bola dunia hingga Piala Dunia 2030.














