Sumbawanews.com,- Pada Senin, 20 Juli 2026, dini hari WIB, final Piala Dunia 2026 digelar di New York New Jersey Stadium, Amerika Serikat, antara Argentina dan Spanyol. Pertandingan ini tidak hanya menentukan juara dunia, tetapi juga berpotensi mencatatkan sejarah baru dalam kancah sepak bola global. Argentina, sebagai juara bertahan dari Piala Dunia 2022, berpeluang menjadi negara pertama dalam 64 tahun yang berhasil mempertahankan gelar, sementara Lionel Messi bisa menjadi kapten pertama yang mengangkat trofi Piala Dunia dua kali.
Jika menang, Argentina akan meraih gelar Piala Dunia keempat, menyamai koleksi Jerman dan Italia, sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu tim tersukses dalam sejarah turnamen. Di sisi lain, Spanyol berusaha mengakhiri puasa gelar selama 16 tahun sejak kemenangan mereka pada 2010. Kemenangan atas Argentina akan membawa La Roja meraih trofi kedua mereka, menempatkan mereka di kelompok elit negara yang pernah menjuarai Piala Dunia lebih dari sekali.
Lionel Messi, yang kembali memimpin Argentina hingga final, berada di ambang sejarah sebagai kapten pertama yang mengangkat Piala Dunia dua kali. Sejak Brasil meraih gelar beruntun pada 1958 dan 1962, tak ada satupun juara bertahan yang mampu mempertahankan trofi—kutukan yang belum terpecahkan selama enam dekade lebih. Kemenangan Argentina akan mengakhiri masa tunggu itu, sekaligus menjadi pencapaian paling langka dalam sejarah Piala Dunia.
Pertandingan ini juga menjadi momen penting bagi Spanyol, yang ingin membuktikan bahwa kejayaan mereka pada 2010 bukan sekadar keberuntungan, melainkan fondasi sebuah era baru. Dengan pertemuan dua tim yang sama-sama kuat secara statistik—Spanyol dengan pertahanan terbaik dan Argentina sebagai mesin gol berkat Messi—final ini siap menjadi laga paling dinantikan dalam sejarah turnamen.















