Sumbawanews.com,- Presiden Bangladesh Mohammed Shahabuddin mengundurkan diri pada Jumat, 24 Juli 2026, karena kondisi kesehatannya yang terus memburuk. Pengunduran dirinya resmi diterima parlemen pada pukul 17.01 waktu setempat, dan Ketua Jatiya Sangsad, Hafiz Uddin Ahmad, langsung mengambil alih tugas sebagai penjabat presiden sesuai Pasal 54 Konstitusi. Shahabuddin, yang menjabat selama tiga tahun tiga bulan sejak dilantik pada 24 April 2023, meninggalkan kursi kepresidenan 21 bulan sebelum masa jabatannya berakhir. Dalam surat pengunduran dirinya, ia menyebut menderita penyakit jantung, tekanan darah tinggi, diabetes, gangguan ginjal, serta neuropati otonom yang menyebabkan sesekali kehilangan kesadaran singkat, sehingga ia tidak lagi mampu menjalankan tugas konstitusional. Ia juga pernah menjalani operasi bypass jantung dan membutuhkan perawatan medis jangka panjang.















